Home » Tabagsel » Diduga Gelapkan Uang Perusahaan

Diduga Gelapkan Uang Perusahaan

Kamis, 03 September 2009

Kasir Columbia Cash and Credit Dipolisikan

SIDIMPUAN-METRO; Mantan Kasir perantara perusahaan Columbia Cash & Credit yang beralamat di Jalan SM Raja Padangsidimpuan, MS (27) diadukan ke polisi karena diduga menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp17 juta.

Pimpinan Columbia Cash and Credit Cabang Padangsidimpuan melalui salahseorang karyawannya, M Sukanta Ginting, Rabu (2/9) mengatakan, pengaduan terhadap MS sudah dilakukan dengan STPL Nomor Pol: STPL/208/IX/2009/SPK yang ditandatangani Kepala SPK Polresta Padangsidimpuan, Aipda M Syafii tertanggal 2 September.

Sukanta Ginting menguraikan, sekitar tanggal 4-5 Agustus lalu, MS diketahui tidak menyetorkan uang tagihan ke bank. Ini diketahui setelah MS tidak bisa menyerahkan bukti resi pengiriman uang tersebut kepada pihak perusahaan.

Merasa ada yang tak beres, MS kemudian diinterogasi pihak perusahaan. Barulah kemudian MS mengakui bahwa uang tagihan sebesar Rp17 juta yang harusnya disetor ke bank itu sudah dipergunakannya untuk keperluan pribadi. Pada pihak perusahaan, MS berjanji akan mengembalikan uang tersebut.

Namun setelah ditunggu-tunggu, pada 13 Agustus MS tidak masuk kantor. Merasa dipermainkan, pihak perusahaan mendatangi keluarga MS di Jalan Simpang Portibi, Dusun Aek Haruaya, Padang Bolak, Paluta. Hasilnya, pihak keluarga berjanji akan mengembalikan uang tersebut pada 18 Agustus. Namun setelah ditunggu-tunggu, pihak keluarga ataupun MS tak juga mengembalikan uang sebesar Rp17 juta itu.

Karena jengkel dan merasa dipermainkan, akhirnya pihak perusahaan melaporkan MS ke Polresta Padangsidimpuan. “Bagi yang mengetahui keberadaan MS, kami berharap untuk memberitahukannya kepada kami,” pungkas Sukanta. (phn)

sumber: www.metrosiantar.com

REDAKSI, PENGIRIMAN BERITA dan INFORMASI PEMASANGAN IKLAN
HUBUNGI: apakabarsidimpuan@gmail.com.com

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.