Home » Tabagsel » Dua Remaja Asal Padang Sidempuan Divonis Tiga Bulan Penjara

Dua Remaja Asal Padang Sidempuan Divonis Tiga Bulan Penjara

Berita dari Rantau

Sumber: www.edijarot.com

anak mencuri copy ok Dua Remaja Asal Padang Sidempuan Divonis Tiga Bulan Penjara(PADANG, 1 JULI 2009) Butuh uang untuk makan, dua re maja asal Padang Sidempuan, Suma tera Utara yakni, Ali Sapandi Siregar panggilan Ali (16) dan Supardi Ri tonga panggilan Iwan (16) nekat men curi berbagai makanan ringan dan 1 galon air isi ulang, 1 majig jar, 1 krat botol kosong, serta 2 botol minuman M 150. Akibat perbuatannya itu, kedua re maja pengangguran itu akhirnya ha rus menjalani hukuman 3 bulan penja ra di LP Muara Padang. Vonis hukuman terhadap dua re maja asal Kampung Maratcar Keca matan Padang Sidempuan Kota Sidempuan Sumatra Utara itu disampaikan hakim Wendra Rais, SH, da lam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Padang, Rabu (1/7). Mereka dinyatakan telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, seperti diatur dalam pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP. Mereka telah mecuri 1 galon air isi ulang, 1 majig jar, 1krat botol ko song, 2 botol minuman M 150, 4 ko tak makanan ringan berbagai merek. Aksi pencurian itu dilakukan keduanya pada hari Selasa 29 April 2009 sekitar pukul 02.00 WIB di Kedai Ge robak Depan Pull Tranex, Jalan S Par man Ulak Karang Padang. Mereka melakukan pencurian itu bersama Ihrom Nasution (disidang kan terpisah). Awalnya kedai dibuka paksa oleh Ihrom Nasution, lalu secara berganti an terdakwa Ali dan Iwan masuk ke dalam kedai tersebut. Mereka mengambil barang da gangan yang ada dalam kedai tersebut secara bergantian. Naas bagi mereka, aksi tersebut ternyata dilihat sejumlah warga yang langsung menangkap Ihrom, ser ta Ali yang sempat sembunyi dalam kedai. Keduanya dibawa warga ke kantor polisi, sementara Iwan sempat me larikan diri dan sembunyi dalam se lokan. Namun nyatanya, Iwan juga tak berani menyembunyikan diri terlalu lama. Besoknya, Iwan bersama warga menyerahkan diri ke kantor polisi. Mereka mengaku terpaksa mengambilnya untuk dimakan. Sedangkan pemilik kedai Nasrul baru mengetahui kedainya telah di bongkar orang, setelah dibangunkan pengurus Tranex sekitar pukul 02.45 WIB. Akibat peristiwa itu Nasrul menga lami kerugian sekitar Rp700 ribu Atas vonis tersebut, keduanya me nyatakan menerimanya. Hal sama juga dikemukakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dodi Arifin, SH, yang sebelumnya menuntut dengan hukuman 4 bulan penjara. Usai menjalani persidangan, kedu anya digiring ke LP.Muara Padang menjalani sisa hukuman. (yan)

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Bergabung Dengan 6,152 komentator di Apakabarsidimpuan

  1. INDA MANGAN BE ATEHHH… GABUS !

    BAHAT NASO MANGAN TAI INDA MANAKKO….

  2. Ah.. lagu lama ni panakko ma….

2 Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.