Home » Tabagsel » KADIS PUD KOTA PADANGSIDIMPUAN KURANG RESFECT TERHADAP TEMUAN PROYEK BERMASALAH

KADIS PUD KOTA PADANGSIDIMPUAN KURANG RESFECT TERHADAP TEMUAN PROYEK BERMASALAH

%name KADIS PUD KOTA PADANGSIDIMPUAN KURANG RESFECT TERHADAP TEMUAN PROYEK BERMASALAHSumber: www.infocoruption.worpress.com (10 Desember 2oo8)

Padangsidimpuan,( Info)

Kadis PUD Kota Padangsidimpuan Ir.H.Hamid Syarifuddin Lubis, CES dinilai kurang resfect terhadap adanya beberapa temuan penyimpangan dalam melakukan pekerjaan proyek, hal terlihat dari hasil konfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Jum’at (31/10), seputar adanya dugaan pencurian bestek pada pekerjaan rehabilitasi Jalan BM . Muda Silandit antara Km (0+000 s/d 2+000) yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun anggaran 2008.

Hamid Syarifuddin yang disebut-sebut tamatan negeri bermata biru ini, tampaknya hanya mampu melemparkan senyum ketika wartawan mendesak janjinya seminggu lalu yang menyebutkan bahwa beliau selaku Kadis Pud dan beberapa stafnya akan turun melakukan cross chek terhadap adanya indikasi tersebut .

Namun terhitung dari tanggal (24/10) hingga konfirmasi kedua (31/10) pihaknya belum juga melakukan peninjauan kelapangan beliau hanya mengatakan telah memerintahkan bawahannya yakni PPK (pejabat pembuat komitmen) Akhyar Matondang untuk turun ke lapangan . Ketika ditanyakan mengenai hasil dari peninjauan PPK tersebut, Kadis mengatakan belum tahu karena belum ada laporan dari PPK.

Dan ketika ditanyakan lagi apakah pihak pengawas dalam melakukan pengawasan di lapangan datang setiap harinya , pertama Hamid yang “gila-gila senyum” ini mengatakan pengawas selalu berada di lokasi proyek setiap harinya.

Namun ketika diperjelas untuk kedua kalinya apa memang benar pengawas berada di lapangan setiap harinya di lokasi proyek ? Beliau meralat bahasanya yang pertama mungkin takut terjebak dengan kata-katanya, jika pengawas berada setiap hari di lokasi proyek , maka tidak akan mungkin terjadi pencurian bestek proyek. Sehingga Hamid dengan bahasa keduanya mengatakan bahwa pengawas ada di lokasi pada setiap kerja tanpa konotasi yang jelas artinya.

Tapi kenyataannya, ketika Jum’at (24/10) wartawan turun ke lokasi proyek dalam melakukan investigasi jurnalisme , kenyataannya pihak pengawas dari PUD Kota Padangsidimpuan tidak berada di lokasi proyek.

Sekedar informasi, hasil investigasi wartawan memperlihatkan bahwa di seputaran antara Jalan Jurusan Silandit menuju jalan simpang Sidimpuan By Pass Lopo Ujung, terdapat 3 titik rawan penyimpangan pekerjaan proyek yakni, Rehabilitasi Jl.BM.Muda antara Km (0+000 s/d 2+000) dengan sumber Dana DAK dengan nilai kontrak Rp. 1.290.100.000,- yang dikerjakan oleh PT.Mitra Putra Harapan. Kedua Proyek Rehabilitasi Jalan Syech Zainal Abidin (Silandit – Lopo Ujung) KM (2+000 s.d 3+500) yang bersumber dari dana Penyesuaian dengan nilai kontrak Rp. 949.400.000,- yang dikerjakan oleh CV.Mitra Kontraktor.

Motiv pencurian bestek tersebut adalah mengurangi volume pada pekerjaan pembuatan DEK Paret beton kiri-kanan badan jalan, dimana pasangan batu DEK Paret jalan tersebut dibagian tengahnya diperkecil dengan melengkungkan tanah yang dipoles seolah tanah tersebut terbuat dari pasangan batu. Sehingga ketebalan DEK makin menciut di bagian tengahnya dan hal ini dikhawatirkan mutu proyek tersebut tidak mampu bertahan lama, sehingga Negara akan dirugikan oleh pekerjaan tersebut (***)

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.