Home » Tabagsel » PANITIA DAK PENDIDIKAN KOTA PADANGSIDIMPUAN “PEMBOHONG DAN BODOH”

PANITIA DAK PENDIDIKAN KOTA PADANGSIDIMPUAN “PEMBOHONG DAN BODOH”

%name PANITIA DAK PENDIDIKAN KOTA PADANGSIDIMPUAN “PEMBOHONG DAN BODOH”

Sumber: www.infocoruption.wordpress.com

Padangsidimpuan,( Info)

Ketua, Sekretaris dan Wakil Sekretaris Panitia Pelaksana Rehabiltasi Sekolah Dasar yang dananya bersumber dari DAK Non-DR bidang Pendidikan Kota Padangsidimpuan TA. 2008 dinilai “pembohong” dan “bodoh”. Menyusul tidak mampunya ke-3 orang panitia tersebut dalam memberikan keterangan-keterangan seputar konfirmasi yang dilontarkan wartawan .

Mulanya, Ketua Panitia Ba’asyr Siregar saat dikonfirmasi wartawan baru-baru ini, seputar daftar nama-nama sekolah penerima yang mendapatkan dana Rehabilitasi SD yang bersumber dari dana DAK di kota Padangsidimpuan TA. 2008. Ba’asyr Siregar hanya mampu buang bola dengan mengatakan dia telah menyerahkan semua persoalan pengelolaan rehabilitasi SD kepada Kasubdin Sarana Prasarana Dinas Pendidikan Maskur Hasibuan yang juga wakil Sekretaris Panitia Rehab sekolah tersebut.

Semua data dan segala urusan yang bersangkutan dengan dana DAK Pendidikan telah saya serahkan kepada saudara Maskur, karena saya hendak berangkat naik haji, katanya. Tambahnya, saya tidak ingat lagi nama-nama sekolah tersebut.

Di ruangan terpisah, persisnya di ruangan Sekretaris Dinas Pendidikan Halomoan Simbolon yang juga diangkat sebagai Sekretaris Panitia Penyelenggara Rehab SD , Senin (10/11). Maskur Hasibuan yang mengaku sebagai wakil sekretaris Panitia rehab SD tersebut dengan sedikit bingung atau pura-pura bingung mengatakan bahwa beliau sangat kaget mendengarkan ucapan wartawan yang mengatakan bahwa segala urusan seputar pelaksanaan Rehab SD telah diserahkan oleh Ba’asyr Siregar kepadanya, seraya mengatakan kepada Sekretaris ,” bapak sudah dengar itu, semua permasalahaan rehab SD ini selalu dilimpahkannya kepada saya, padahal saya tidak ada diberikannya apa-apa, kata Maskur terkesan membela diri.

Sekretaris Halomoan dengan bahasa yang sedikit mirip dengan Maskur, mengatakan ,” ya..ialah…mana mungkin kami mengetahuinya , sementara yang ditunjuk menjadi Katua Panitia hanyalah Ba’asyr , jadi kami tidak tahu menahu soal itu.”

Ketika ditanyakan wartawan apakah mereka selaku panitia tidak saling koordinasi dalam melaksanakan segala kegiatan yang bersangkutan dengan Rehab SD tersebut? Halomoan dengan sedikit bahasa yang sentiment mengatakan, kami tidak pernah diikutkan dalam hal itu, tiba-tiba ada permasalahaan kami dikait-kaitkan.

Maskur menimpali, “dulu Kadis dan saya juga pernah sarankan agar beliau mengundurkan diri saja menjadi ketua, karena beliau kurang menguasai lapangan dan sebaiknya memperbanyak ibadah karena beliau segera naik haji, namun Ba’asyr tetap ngotot dengan mengatakan saya sudah pengalaman dalam melaksanakan rehab SD ini waktu saya menjabat sebagai kepala sekolah.

Meski diperjelas Maskur kepadanya, bahwa yang dulu dikerjakannya hanya 1 (satu) sekolah SD dan sekarang sudah banyak, Ba’asyr tetap ngotot. Dan kata Maskur, lihat aja sekarang semua orang pada menuju kepada saya untuk bertanya-tanya seputar DAK ini.

Untuk selanjutnya ketika Maskur ditanyakan apakah beliau tidak menyimpan data seluruh sekolah yang mendapatkan dana itu, benar atau bohong, dia mengelak, dengan mengatakan tidak memilikinya dan kembali melempar bola kepada Ba’asyr yang tidak pernah memberikannya pada Maskur.

Anehnya, dalam perbincangan Maskur mengakui bahwa yang mengerjakan seluruh RAB / kotrak kerja proyek Rahab SD ini dilaksanakan oleh stafnya bernama Syahlan Rangkuti. Jadi timbul pertanyaan kenapa Maskur mengatakan tidak memiliki data tersebut, kalau memang benar bagaimana mereka atau stafnya dapat menggambarkan atau merancang RAB sekolah-sekolah mana yang mendapatkan dana DAK tersebut? Apakah stafnya hanya mengarang-ngarang sesuka hatinya. Kalau demikian berarti hasil pelaksanaan rehab sekolah SD ini bisa berabe dong , Tanya sigumarapus (bukan nama sebenarnya.(***)

REDAKSI, PENGIRIMAN BERITA dan INFORMASI PEMASANGAN IKLAN
HUBUNGI: apakabarsidimpuan@gmail.com.com

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.