Home » Tabagsel » PENGANGKATAN KETUA PANITIA PELAKSANA DAK PENDIDIKAN TAPSEL “TIDAK BERBOBOT” DAN “SYARAT KKN”

PENGANGKATAN KETUA PANITIA PELAKSANA DAK PENDIDIKAN TAPSEL “TIDAK BERBOBOT” DAN “SYARAT KKN”

%name PENGANGKATAN KETUA PANITIA PELAKSANA DAK PENDIDIKAN TAPSEL “TIDAK BERBOBOT” DAN “SYARAT KKN”Sumber: www.infocoruption.wordpress.com (10 Desember 008)

Karena tidak pernah ikut sosialisasi,

Padangsidimpuan,( Info)

Pengangkatan Oknum Ketua Panitia Pelaksanaan Rehabilitasi Sekolah Dasar yang sumber dananya berasal dari DAK Non DR Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2008, diduga tidak berbobot dan syarat KKN. Pasalnya mereka (panitia-red) tidak pernah mengecam atau mengikuti Sosialisasi Petunjuk Tehnis Pelaksanaan DAK Non DR dari Dinas Pendidikan Provinsi atau pusat .

Hal ini terungkap dari penuturan-penuturan yang dilontarkan Ketua Panitia Rehabilitasi SD Masni Harahap kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (0511). Karena dari banyak pertanyaan yang dilontarkan wartawan kepada Masni Harahap seputar pelaksanaan Rahab sekolah ini, beliau terkesan banyak lempar bola kepada panitia lainnya.

Seperti contoh, ketika wartawan menanyakan nama-nama 5 sekolah SD yang batal menerima dana rehab tersebut dan berapa dana yang sudah cair pada penerimaan di terment pertama , Masni mengatakan saya tidak ingat itu, tanyakan saja kepada Kabid Penram yang dalam hal ini ikut serta sebagai panitia, karena sama saya tidak ada daftarnya. Jawaban yang sama dikatakan Masni ketika wartawan meminta sejumlah daftar sekolah yang mendapatkan dana rehab tersebut.

Selanjutnya wartawan menanyakan apa alasan ke lima sekolah tersebut batal menerima aliran dana DAK tersebut. Masni lalu menjawab itu karena terjadinya ketidak sesuaian dengan IKK (Indeks Konstruksi Kemahalan Harga ) yang ditentukan berdasarkan Juknis DAK Pendidikan Tahun 2008. Namun Masni tidak sanggup merinci pengertian IKK dan standar criteria bagaimana IKK diberlakukan, Masni dengan bahasa yang terkesan sentiment mengatakan tanyakan saja kepada Kadis karena beliau yang berangkat ke Medan dalam mengikuti sosialisasi.

Memang sedikit aneh kedengaran, jika orang yang bersangkutan (Ketua Pelaksana-red) tidak ikut sosilisasi soal kerja yang akan dihadapinya. Karena bagaimana nantinya beliau menjelaskan hasil sosialisasi ini kepada setiap kepala sekolah yang mendapatkan DAK tersebut, pastinya akan timbul sikap yang meraba. Seperti halnya setiap pertanyaan wartawan dijawab hanya dengan setengah-setengah, karena kurangnya penguasaan materi pokok.

Selain itu isu beredar mengatakan bahwa pengangkatan Masni Harahap sebagai Ketua Panitia disebut-sebut karena beliau itu famili dekatnya Bupati Tapsel Ir.Ongku Hasibuan dan yang diangkat sebagai konsultannya adalah juga salah seorang Tim Sukses-nya Bupati disaat Pilkada yang lalu yakni yang bernama Yunus .

Jadi kondisi adanya sinyalement KKN yang terjadi dalam pelaksanaan Rehab sekolah Dasar yang bersumber dari DAK Non DR bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2008 di Tapsel dikhawatirkan pelaksanaannya tidak maksimal sehingga yang jadi korban adalah anak didik.(***)

REDAKSI, PENGIRIMAN BERITA dan INFORMASI PEMASANGAN IKLAN
HUBUNGI: apakabarsidimpuan@gmail.com.com

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.