Home » Tabagsel » Jalan Menuju Desa Tapus Masih Tanah

Jalan Menuju Desa Tapus Masih Tanah

Jumat, 30 Oktober 2009 – www.metrosiantar.com

Sepanjang 2,5 Kilometer

SIPIROK-METRO; Meski Indonesia sudah merdeka selama 64 tahun, tapi jalan menuju Desa Tapus, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) sepanjang 2,5 kilomter masih jalan tanah dan belum pernah dibangun pemerintah.

Akibatnya, jika hujan turun warga akan sulit melalui jalan tanah ini tak satupun kenderaan yang bisa melaluinya, baik dalam mengangkut hasil pertanian untuk dipasarkan, maupun keperluan lainnya.

Salahseorang warga Desa Tapus, Lukman (30) kepada METRO, Kamis (29/10) mengatakan, desa mereka sudah ada sekitar 150 tahun silam, namun kondisi jalan masih tetap jalan tanah.

“Tolonglah diusulkan jalan menuju desa kami ini diperhatikan pemerintah. Jika hujan turun, kami sangat kesulitan ke luar dari desa kendatipun sangat diperlukan,” kata Lukman melalui METRO.

Desa Tapus berpenduduk sekitar 40 Kepala Keluarga (KK) dan bisa menghasilkan sekitar 500 kilogram karet, 100 kilogram kopi, 300 kilogram kakao dan jenis komoditi pertanian lainnya setiap minggunya.

Untuk melalui Desa Tapus yang terletak di kaki pegunungan bukit barisan sebelah timur dari ibu kota Kecamatan Sipirok tersebut, bisa dilalui dengan dua jalur.

Jalur pertama, dari Situmba yang jaraknya dari Sipirok sekitar 28 kilometer. Namun, saat cuaca cerah, untuk menempuh desa tersebut bisa menghabiskan waktu sekitar 2,5 sampai 3 jam.

Sedangkan jalur kedua adalah dari jalur Bunga Bondar dengan jarak sekitar 30 kilometer dengan waktu tempuh 3 sampai 3,5 jam.

Namun, jika hujan dipastikan kendaeraan tak bisa memasuki desa tersebut. Pasalnya, sepanjang 2,5 kilometer jalan menuju desa dari persimpangan masih jalan tanah dan sangat licin bila dilewati.

“Warga Desa Tapus sangat berharap besar kepada Pemkab Tapsel, agar ke depan jalan meuju ke desa mereka mendapat perhatian, setidaknya dijadikan jalan telport atau rabat beton, agar sekitar 40 KK bisa menikmati pembangunan dan mudah untuk ke luar-masuk desa. (ran)

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.