Home » Tabagsel » Warga Tionghoa Padangsidimpuan Bantu Korban Gempa

Warga Tionghoa Padangsidimpuan Bantu Korban Gempa

Sumber: www.metrosiantar.com
Selasa, 06 Oktober 2009

Sempat Dicegat Warga di Tengah Jalan
SIDIMPUAN-METRO; Masyarakat Tionghoa di Kota Padangsidimpuan menyalurkan langsung bantuan kemanusiaan kepada korban gempa bumi di Sumatera Barat, berupa satu truk berisi minuman mineral dan mie instan, Sabtu siang (3/10) lalu.

Dikatakan pengusaha Apotik Dini, Rudi Hermanto bersama rekan-rekannya yang berangkat di Kota Padang, pemberian bantuan menjadi bentuk kepedulian etnis Tionghoa terhadap bencana gempa yang berkekuatan 7,6 SR yang wilayah Sumatera Barat.

Pengumpulan bantuan itu kata Rudi, dilakuakn setelah mereka menyaksikan tragedi gempa lewat TV. Lalu pada Kamis paginya, mereka menyumbangkan logistik satu truk cold diesel berisi 500 kardus minuman mineral dan 380 kardus mie instan. Kemudian Jumat (2/10) sore, Rudi bersama teman-temannya Satria Fahmi, Kotek, Ridwan dan Cuncun langsung membawa bantuan tersebut ke Padang.

Diungkapkan Rudi, ada hal yang menyentuh perasaan ketika mereka membawa bantuan tersebut Sabtu pagi (3/10). Tepatnya di sekitar Pakandangan, Sicincin, truk yang diberi tanda bantuan korban gempa Sumbar tersebut distop oleh masyarakat beramai-ramai. Alasannya, terang masyarakat setempat, warga bersama perangkat nagari mengaku belum mendapatkan bantuan dan masyarakat tersebut sangat membutuhkan.

“Akhirnya kami menyepakatinya, sebagian logistik bantuan yang akan kami bawa ke Padang kami berikan kepada masyarakat di Pakandangan,” cerita Rudi diamini rekan-rekannya, Senin (5/10) kemarin. Sesampainya di Kota Padang, mereka langsung menyerahkan bantuan tersebut ke Yayasan Bersatu Teguh Kota Padang dan Lembaga Himpunan Cinta Teman Padang.

“Dalam tempo sebentar, apa yang kami bawa telah tersalurkan dan habis. Masyarakat memang sangat membutuhkan air minum dan makanan, karena air PDAM tidak mengalir dan pedagang bahan makanan belum ada,” pungkasnya sembari mengatakan, karena kondisi Padang belum normal, mereka berangkat dari Padangsidimpuan membawa peralatan memasak.

“Jadi kami makan di tengah jalan dengan memasak di tempat sunyi. Dan selama dua hari kami di lokasi bencana kami tidak ada mandi sekalipun,” pungkas mereka lagi sembari menambahkan, jika ada bantuan lagi yang terkumpul mereka akan menyalurkannya lagi ke korban gempa.

“Kalau terkumpul lagi, saya akan berangkat lagi, tapi sasaran penyaluran bantuan langsung adalah ke Pariaman,” katanya. (neo)

REDAKSI, PENGIRIMAN BERITA dan INFORMASI PEMASANGAN IKLAN
HUBUNGI: apakabarsidimpuan@gmail.com.com

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.