Home » Tabagsel » Kasek SD Negeri 102270 ‘Takut’ Diadukan ke Bupati

Kasek SD Negeri 102270 ‘Takut’ Diadukan ke Bupati

Rabu, 23 Desember 2009 – www.metrosiantar.com

Janji Berdamai dengan Komite Sekolah

TAPSEL-METRO; Kepala Sekolah (Kasek) SD Negeri 102270 Lumban Ratus, Tano Tombangan, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, sepertinya ‘takut’ diadukan kembali oleh komite sekolah dan masyarakat ke Bupati Tapsel, Ongku P Hasibuan.

Pasalnya, Kasek SD Negeri 102270 Desa Lumban Ratus, Arison Lumbantobing, berjanji akan menyelesaikan konflik yang terjadi antara kasek dan komite sekolah. Hari ini, Rabu (23/12) Arison Lumbantobing akan mengadakan rapat antara pihak sekolah dengan komite sekolah dan masyarakat.

Arison Lumbantobing kepada METRO, Selasa (22/12) melalui telepon selulernya, mengaku, jika ada konflik antara sekolah dengan komite. Namun, Arison membantah jika selama ini komite sekolah tidak dilibatkan dalam pengelolaan dana alokasi khusus (DAK) untuk pembangunan sekolah tersebut.

“Tidak benar komite tidak pernah dilibatkan dalam pembangunan sekolah. Sebab, semuanya selalu kita rapatkan dengan komite, hatobangon dan masyarakat, jadi pihak sekolah selalu melibatkan komite sekolah,” bantahnya.

Ditambahkannya, masalah tersebut memang sudah diketahuinya dan diadukan ke Bupati Tapsel, Ongku P Hasibuan, Jumat (16/10) lalu. Arison berjanji akan segera mendatangi komite sekolah dan masyarakat Rabu (23/12), guna masalah ini dan segera membuat surat perjanjian untuk kemudian ditandatangani oleh kedua belah pihak.

“Akan segera kita selesaikan. Nanti malam saya datang atau Rabu (23/12) saya janji akan memberitahukan kepada media. Semua yang dikatakan oleh komite sama masyarakat tidak benar pak,” elaknya lagi.

Sebelumnya, Ketua Komite Sekolah, Lamriana Boru Pasaribu, didampingi anggota komite lainnya, Dame Hutabarat, Binsar Situmorang, serta tokoh masyarakat, Aron Sianturi, D Simanjuntak, Janner Siahaan, Jesman, kepada wartawan mengatakan, pengaduan yang mereka lakukan untuk kali kedua ini (sebelumnya pernah diadukan 16 Oktober lalu,red) terkait perbuatan kasek yang selama ini tidak pernah melibatkan komite sekolah dalam pembangunan sekolah tersebut. “Bahkan dalam beberapa kali kegiatan, komite sekolah tidak pernah diundang oleh kasek untuk memutuskan atau memusyawarahkan tentang pembangunan sekolah tersebut,” ujarnya. (phn)

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.