Home » Tabagsel » Kebun Sawit Anggota DPRD Dirusak Anak Pengusaha

Kebun Sawit Anggota DPRD Dirusak Anak Pengusaha

Selasa, 12 Januari 2010 – www.metrosiantar.com

high powered businessman Kebun Sawit Anggota DPRD Dirusak Anak Pengusaha

Bope anak Ni Pengusaha Iba Di Jagodo Sifat Fuang...

PALUTA-METRO; Kebun dan tanaman sawit milik anggota DPRD Paluta, H Akmal Siregar seluas 4 hektare, ditambah 400 batang sawit diduga dirusak oleh oknum SS alias U, anak seorang pengusaha ternama di Paluta.

“Saya heran kenapa kebun dirusak, padahal saya tidak ada permusuhan dan salah kepada mereka. Saya sudah laporkan kasus pengrusakan ini kepada pihak berwajib. Alhamdullah, pihak Polsek Padang Bolak langsung menyahuti laporan ini,” ujar H Akmal Siregar sembari memperlihatkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) kepada wartawan koran ini, Senin (11/1) di Kantor DPRD Paluta.

Politisi asal Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) ini menjelaskan, kasus pengrusakan tanaman kelapa sawit miliknya terjadi pada bulan November 2009 lalu, tepatnya Minggu (22/11) sekira pukul 15.00 WIB.

“Kenapa setega itu oknum SS merusak tanaman sawit milik saya yang ada di desa Hajoran Napa Salogan, Kecamatan Padang Bolak. Kemudian sekitar 400 tanaman kelapa sawit berusia sekitar 8 bulan juga dirusak. Apa memang ini sudah direncanakan?” ujarnya sembari berharap proses hukum yang sedang dalam penyelidikan dapat berjalan secara prosedural sebagaimana ketentuannya dan meminta penegak hukum serius mengusut tuntas kasus perusakan lahan miliknya yang mengalami kerugian ratusan juta.

Ketika wartawan Koran ini mengkonfirmasi anak pengusaha ternama di Paluta, SS di kediamannya di Simpang Hajoran, Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, tidak ketemua karena sedang berada di luar kota Gunungtua.

Sementara itu, Kapolsek Padang Bolak, AKP Maju Siregar yang dikonfirmasi METRO membenarkan adanya pengaduan tersebut. “Telah kita proses dan kasusnya telah kita limpahkan ke kejaksaan,” ujarnya. (thg)

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.