Home » Tabagsel » Kualitas Lembaga Pendidikan Muhammadiyah Masih Dianggap Kelas Dua

Kualitas Lembaga Pendidikan Muhammadiyah Masih Dianggap Kelas Dua

muhammadiyah Kualitas Lembaga Pendidikan Muhammadiyah Masih Dianggap Kelas Dua

Muhammadiyah

Padangsidimpuan, (Analisa)

Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Padangsidimpuan mengadakan silaturahmi dengan seluruh kepala sekolah dan guru-guru perguruan Muhammadiyah se Kota Padangsidimpuan di Gedung Dakwah ‘Aisyiah Padangsidimpuan, Minggu (17/1).

Ketua PD Muhammadiyah Kota Padangsidimpuan Drs H Amil Mahzul Muzain pada acara yang juga dihadiri Wakil Ketua PD Muhammdiyah Padangsidimpuan Khoiruddin Daulay dan Sekretaris Syawaluddin Hasibuan SP MSi ini mengatakan, selama ini lembaga pendidikan Muhammadiyah dianggap sebagai lembaga pendidikan kelas dua sehingga tidak menjadi alternative utama bahkan oleh warga Muhammadiyah sekalipun.

“Stigma sebagai lembaga pendidikan kelas dua harus segera diubah. Jika tidak maka stigma ini akan selamanya melekat di tubuh lembaga pendidikan Muhammadiyah.

Semua pihak harus melakukan pembenahan-pembenahan sehingga muncul semangat dan optimisme baru untuk memajukan perguruan Muhammadiyah,” katanya.

Dia mengatakan, kenapa lembaga pendidikan yang dikelola orang lain bias maju dan berkembang dengan biaya yang cukup mahal. Justru kenapa lembaga pendidikan Muhammadiyah tidak bias membuat seperti itu padahal kita punya potensi dan kekuatan yang besar.

Koordinator Bidang Pendidikan PD Muhammadiyah Kota PadangsidimpuanAfwan Tarihoran MPd saat menyampaikan hasil-hasil penelitianya tentang persepsi warga Muhammadiyah terhadap lembaga pendidikan Muhammadiyah mengatakan, saat ini kepercayaan warga Muhammadiyah terhadap lembaga pendidikan Muhammadiyah sangat rendah.

“Rendahnya kepercayaan warga karena kurangnya mutu pendidikan, kualitas tenaga pengajar yang masih rendah serta lemahnya kreatifitas dari para pengelola,” katanya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Afwan menawarkan konsep untuk melakukan pembenahan perguruan Muhammadiyah dengan kemungkinan untuk menciptakan kelas-kelas unggulan sehingga nanti perguruan Muhammadiyah di samping mampu mengimlementasikan nilai-nilai profesionalisme juga terintegrasi dengan nilai-nilai sosialnya.

Ketua Majelis Dikdasmen PD Muhammadiyah Padangsidimpuan Ali Samsuddin Sirait SP mengatakan, dengan silaturahmi ini diharapkan seluruh pengelola dan pelaksana lembaga pendidikan Muhammadiyah memiliki komitmen dan visi yang sama dalam memajukan lembaga pendidikan Muhammadiyah sehingga stigma sebagai lembaga pendidikan kelas dua bias diretas dan diharapkan menjadi sekolah unggulan seperti yang ada di daerah-daerah lain seperti di Pulau Jawa. (sah)

REDAKSI, PENGIRIMAN BERITA dan INFORMASI PEMASANGAN IKLAN
HUBUNGI: apakabarsidimpuan@gmail.com.com

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.