Home » Tabagsel » Dana Pelatihan P2KP Padangsidimpuan Sudah Disalurkan

Dana Pelatihan P2KP Padangsidimpuan Sudah Disalurkan

Senin, 08 Pebruari 2010 – www.metrosiantar.com

WEBP2KP11 Dana Pelatihan P2KP Padangsidimpuan Sudah Disalurkan

Dana Pelatihan P2KP Padangsidimpuan Sudah Disalurkan

SIDIMPUAN-METRO; Dana pelatihan untuk masyarakat melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) di Kota Padangsidimpuan (Psp) sudah disalurkan.

Hal itu disampaikan Kordinantor P2KP Reguler, Taufik Hidayat, Sabtu (6/2) menangapi pernyataan anggota DPRD yang menyebutkan dana P2KP di Psp difiktifkan.

Kepada METRO, Taufik menyampaikan pihaknya sudah menyalurkan dana P2KP dan telah menyerahkan semua datanya kepada DPRD Psp sesuai dengan apa yang di pertanyakan mengenai dana pelatihan kepada masyarakat.

Dia menerangkan, dana pelatihan masyarakat tidak ada difikitifkan dan semuanya disalurkan kepada masyarakat dan dilakukan pelatihan tegantung permintaan masyarakat. Dan besaran dana juga tergantung kelurahan yang dalam pelaksanaan pelatihan sesuai mufakat dan musywarah masyarakat di masing-masing Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).

Taufik menambahkan, beberapa waktu lalu dirinya tidak ada mengatakan DPRD Psp tidak punya hak untuk mengawasi P2KP. Namun yang dimaksudkan adalah DPRD Psp harus memberi masukan yang membangun terhadap pelaksanaan P2KP agar menjadi lebih baik, bukannya malah menuduh dan juga menuding kalau pelaksanaan P2KP tidak berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang dikatakan sejumlah anggota DPRD Psp.

“Saya tidak ada mengatakan kalau DPRD Psp tidak punya hak mengwasai, hanya saja yang saya maksudkan adalah agar DPRD Psp dalam mengkritik itu membangun dan memberi masukan yang positif agar pelaksanaan program P2KP makin baik ke depan itu saja. Dan kita juga sudah serahkan semua data-data tentang pelatihan untuk masyarakat yang menurut DPRD Psp di fikitifkan oleh P2KP agar semuanya jelas,” terangnya.

Sebelumnya Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Psp, Khoiruddin Nasution kepada sejumlah wartawan, Senin (28/12) lalu menuturkan pihak DPRD mendapatkan informasi bahwa dana pelatihan masyarakat yang ada di program P2KP diduga sudah difiktifkan.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa pelatihan kepada masyarakat tidak ada dan sampai saat ini belum ada yang terlaksana,” ungkapnya.

Dijelaskannya, dana pelatihan itu bersumber dari dana APBN dimana menurutnya dari tahun 2006 sampai tahun 2009 dana itu diduga tidak jelas realisasinya. Karena berdasarkan keterangan yang diambil dari berbagai desa/kelurahan, mereka tidak pernah mendapatkan pelatihan dari P2KP.

“Kita sangat menyesalkan tindakan ini, karena keterangan yang kita dapat pelatihan itu tidak ada sama sekali di lakukan dengan menggunakan dana yang bersumber dari APBN itu,” tambahnya.

masih menurutnya berdasarkan anggaran dari APBN, Pemko Psp mendapatkan sekitar Rp200 juta dari tahun 2006 sampai dengan tahun 2009 yang langsung disalurkan kepada pemerintah pusat kepada masyarakat melalui P2KP yang nantinya akan menyalurkan kepada desa atau kelurahan.

“Setiap desa/kelurahan mendapat sekitar Rp1 juta sampai Rp6 juta. Namun sesuai informasi yang kita peroleh, dana tidak direalisasikan. Untuk itu dalam waktu dekat kita akan memanggil pihak-pihak yang bertanggungjawab dalam pengelolaan dana pelatihan kepada masyarakat melalui program P2KP,” jelasnya. (phn)

REDAKSI, PENGIRIMAN BERITA dan INFORMASI PEMASANGAN IKLAN
HUBUNGI: apakabarsidimpuan@gmail.com.com

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.