Home » Tabagsel » Defisit 5 MW Membuat Listrik Sering Padam di Tabagsel

Defisit 5 MW Membuat Listrik Sering Padam di Tabagsel

Selasa, 23 Pebruari 2010- www.metrosiantar.com

pln logo Defisit 5 MW Membuat Listrik Sering Padam di TabagselSIDIMPUAN-METRO; Terjadinya pemadaman listrik di 4 kabupaten dan 1 kota di wlayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) diakibatkan PLN Unit Pengatur Beban (UPB) Sumatera Utara (Sumut) khususnya untuk Tabagsel mengalami defisit sekitar 5 Mega Watt (MW).

Asisten Manager (Asmen) Tekhnik PLN Cabang Psp, Efi Jiarman kepada wartawan usai acara dengar pendapat dengan komisi III DPRD Psp, Senin (22/2) menerangkan, untuk Tabagsel, daya yang dibutuhkan sekitar 45 MW untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di Tabagsel sebanyak 191.600 pelanggan umum.

“Jadi setiap harinya jika semua listrik hidup, itu dibutuhkan sekitar 45 MW. Sedangkan terkadang yang disalurkan oleh pembangkit di Sumut itu tidak sampai 45 MW. Sehingga itulah penyebab mengapa selama dua minggu terakhir ini di beberapa tempat, bukan hanya di Kota Psp saja, tetapi di lima daerah di Tabagsel mengalami pemadaman, khususnya untuk pelanggan umum, karena di Tabagsel tidak ada pelanggan Tegangan Tingi (TT), hanya ada sebagian perusahaan yang masuk dalam pelanggan TM. Makanya, jika ada pemadaman, maka pada saat itu kita kekurangan daya sekitar 5 MW,” terangnya.

Disebutkannya, waktu beban puncak pemakaian listrik adalah antara pukul 18.00-22.00 WIB. Di mana pada saat itu hampir keseluruhan masyarakat menggunakan listrik. Dan disinilah seringkali masyarakat gusar karena listrik padam di saat penting, di antaranya ketika salat dan lain sebagainya.

Antisipasi yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini diantaranya adalah dengan melakukan kerja sama dengan Growth Sumatera (GS), Inalum, dan lain sebagainya. Namun begitupun, jika kebutuhan di Sumut masih juga tinggi, maka bisa saja untuk kebutuhan di Tabagsel tetap tidak akan terpenuhi.

“Untuk saat ini beginilah kondisinya, namun kita juga berusaha agar pemadaman ini tidak terjadi lagi, dan kita berusaha untuk semaksimal mungkin untuk mengatasi pemadaman ini,” sebutnya.

Dijelaskannya, untuk wilayah Tabagsel yang mengalami pemadaman adalah pelanggan umum sebagian, namun ada pelanggan yang karena kondisi kepentingannya di antaranya tidak ikut dipadamkan, di antaranya RSUD Psp, Inanta, Kantor Bupati, Wali Kota, Polres, Kodim, Batalyon, dan lain sebagainya.(phn)

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.