Home » Tabagsel » Dugaan Kasus DAK, 9 Pejabat/Staf Pemko P Sidempuan Dipanggil Kejatisu

Dugaan Kasus DAK, 9 Pejabat/Staf Pemko P Sidempuan Dipanggil Kejatisu

tikus2 Dugaan Kasus DAK, 9 Pejabat/Staf Pemko P Sidempuan Dipanggil Kejatisu

INI DIA TIKUS BERDASI YANG MERONGRONG UANG RAKYAT

Medan (SIB)
Giliran sejumlah pejabat/staf Pemko Padangsidempuan dipanggil Kejatisu, Selasa (2/2), dalam rangka pengusutan kasus dugaan penyimpangan penggunaan keuangan, setelah pekan lalu memanggil sejumlah pejabat/Staf Pemkab Samosir termasuk di dalamnya 4 kepala dinas/Kadis) terkait pengusutan kasus dugaan penyimpangan pengelolaan APBD, sebagaimana dilansir media massa.

Dari informasi yang diperoleh di Kejaksaan, pejabat/staf Pemko Padangsidempuan yang dipanggil Kejatisu itu sedikitnya 9 orang di antaranya Sekda Pemko Padangsidempuan SH dan setingkat Kadis. Sumber tadi menyebutkan, di antara mereka yang dipanggil itu dimintai keterangan oleh tim jaksa di Pidsus dari pagi hingga sore yang disebut-sebut terkait pengelolaan DAK.

Dari pantauan wartawan, di antara mereka terlihat di ruangan Jaksa Fungsional Pidsus Lt 2 Kejatisu. Sementara yang lain terlihat duduk menunggu di kantin belakang kompleks Kejatisu. ”Mereka itu dari Padangsidempuan, tapi saya gak tau urusan apa mereka datang ke Kejatisu,” ujar seorang jaksa yang baru saja bergabung ke kantin tersebut.

Kajatisu Sutiyono SH yang ditanya wartawan saat melintas di depan ruangan jaksa Fungsional Pidsus di Lt 2 Kejatisu, tidak menyangkal adanya pemanggilan sejumlah pejabat/staf Pemko P Sidempuan termasuk Sekda-nya saat itu. Namun ia mengarahkan wartawan agar menanyakan kepada Aspidsus. ”Soal itu tanyakan pada Aspidsus,” ujarnya singkat sambil berjalan
Aspidsus Erbindo Saragih yang yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan adanya pemanggilan para pejabat/staf dari Pemko P Sidempuan. Tapi menurut dia, soal pemanggilan itu belum untuk tahap pemeriksaan melainkan masih upaya klarifikasi atas adanya laporan masyarakat ke Kejatisu.

Demikian juga mengenai identitas yang dipanggil maupun materi laporan dimaksud, menurut Aspidsus bila bisa diinformasikannya kepada pers karena masih sebatas klarifikasi.

Sekda Pemko P Sidempuan yang diupayakan dikonfirmasi via ponsel seputar pemanggilan sejumlah pejabat Pemko P Sidempuan, tidak ada jawaban.

Sumber di Kejati Sumut menyebutkan, pemeriksaan itu dilakukan terkait dugaan korupsi dalam penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemko Padang Sidempuan tahun 2008 berjumlah Rp14 miliar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Edi Irsan Kurniawan Tarigan, SH membenarkan adanya pemeriksaan terkait dugaan korupsi tersebut.

Pemeriksaan itu dilakukan di Bagian Pidana Khusus Kejati Sumut, kata Edi Irsan.
Ia mengatakan, pemeriksaan itu dilakukan sebagai bagian dari minta klarifikasi untuk menemukan adanya dugaan tidak pidana korupsi sebagaimana laporan yang didapatkan.

Namun, Kasi Penkum Kejati Sumut itu tidak bersedia menyebutkan terkait dugaan tindak pidana korupsi apa pemeriksaan tersebut dilakukan.

Edi Irsan juga tidak bersedia menyebutkan institusi pihak-pihak yang diperiksa itu. “Berdasarkan asas praduga tidak bersalah, kami belum dapat menjelaskan secara detail,” katanya.

Namun sumber di Kejati Sumut menyebutkan, enam nama pihak yang diperiksa itu, yakni SH, Sekda Pemko Padang Sidempuan, PMH, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Pemko Padang Sidempuan, dan MH pimpinan pelaksana DAK.

Kemudian, diperiksa juga, S, staf Bagian Sarana DAK Pemko Padang Sidempuan, SAR, petugas Teknis Pelaksana DAK, dan PH mantan Pemegang Kas Pemko Padang Sidempuan.

Ketika dikonfirmasi mengenai nama-nama yang diperiksa itu, Kasi Penkum Kejati Sumut, Edi Irsan tidak bersedia memberikan penjelasan. (M2/Ant/d)

REDAKSI, PENGIRIMAN BERITA dan INFORMASI PEMASANGAN IKLAN
HUBUNGI: apakabarsidimpuan@gmail.com.com

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.