Home » Tabagsel » Enam Pejabat Sidempuan Diperiksa Dugaan Korupsi Rp 14 Miliar

Enam Pejabat Sidempuan Diperiksa Dugaan Korupsi Rp 14 Miliar

Selasa, 02 Februari 2010 | 16:21 WIB

korupsi21 Enam Pejabat Sidempuan Diperiksa Dugaan Korupsi Rp 14 Miliar

NO CORRUPTION...!

TEMPO Interaktif, Medan – Enam pejabat Pemerintah Kota Sidempuan, Selasa (2/2), menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Pemeriksaan terkait pengusutan dugaan korupsi penggunaan Dana Alokasi Khusus 2009, senilai Rp 14 miliar.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sumut Erbindo Saragih menegaskan, kehadiran para pejabat hanya untuk verifikasi. ”Hanya verifikasi,” kata Erbindo saat dihubungi Tempo. Erbindo menolak memeritahukan dugaan penyelidikan korupsi.

Hal senada juga disampaikan Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus Kejati Sumut, Erwin. ”Bukan pemeriksaan, masih pulbaket (pengumpulan bahan keterangan),” katanya. Soal dugaan korupsi, Erwin menolak memberitahukan. ”Belum untuk diekspos,” kilahnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ke enam pejabat Pemko Sidempuan yang dimintai keterangan di antaranya Sekretaris Daerah Pemko Sidempuan Sarmadan Hasibuan dan Kepala Dinas Pendidikan Panongonan Muda Hasibuan.

Panongonan mengakui kehadirannya di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Jalan Abdul Haris Nasution. ”Ya, saya tadi ke Kejaksaan,” kata Panongonan Muda Hasibuan ketika dikonfirmasi. Panongonan enggan memberitahukan soal kehadirannya dan pejabat Pemko Sidempuan di kejaksaan. ”Saat ini saya lagi rapat,” tukasnya.

Laporan
Soetana Monang Hasibuan
Sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2010/02/02/brk,20100202-222977,id.html

REDAKSI, PENGIRIMAN BERITA dan INFORMASI PEMASANGAN IKLAN
HUBUNGI: apakabarsidimpuan@gmail.com.com

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Bergabung Dengan 6,147 komentator di Apakabarsidimpuan

  1. Berita yang kebetulan semua marganya sama…pejabat yang di dugaan korupsi marga Hasibuan..nah penulis berita ini marga Hasibuan juga….kebetulan yang tidak di sangka..

1 Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.