Home » Tabagsel » Rumah Sakit di Tapsel Bakal Miliki Perpustakaan

Rumah Sakit di Tapsel Bakal Miliki Perpustakaan

Rabu, 03 Pebruari 2010 – www.metrosiantar.com

library Rumah Sakit di Tapsel Bakal Miliki Perpustakaan

Rumah Sakit di Tapsel Bakal Miliki Perpustakaan

TAPSEL-METRO; Meningkatkan minat baca dan pengetahuan masyarakat Tapanuli Selatan, Kantor Infokom dan Perpustakan Daerah (PDE), akan mengupayakan pembangunan perpustakaan di beberapa rumah sakit dan puskesmas. Langkah ini merupakan upaya meningkatkan minat baca sesuai dengan program gerakan Tapsel membaca.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Infokom Dan PDE, Drs Agus Supriadi, melalui Kasi Perpustakaan dan Komunikasi Publik, Bakrin Nasution, kepada METRO, Selasa (2/2), di ruang kerjanya.

“Sejauh ini, Pemkab Tapsel memiliki total 38.248 eksemplar buku untuk seluruh perpustakaan se-Kabupaten Tapsel. Dengan rincian di Kantor Infokom dan PDE sendiri, kantor kecamatan dari 12 kecamatan yang ada, 12 pustaka keliling, 1 mobil pintar dan 32 perpustakaan yang di tempatkan di beberapa desa,” ujar Bakrin Nasution.

Perpustakaan desa sendiri juga pernah diikutkan dalam lomba perpustakaan tingkat provinsi tahun 2009 di Medan dan berhasil keluar sebagai juara III. “Untuk itu kita akan terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam peningkatan minat baca, kita harapkan dengan semua upaya yang kita laksanakan baik perpustakaan desa, pustaka keliling dan pengadaan perpustakaan di rumah sakit dan puskesmas ke depannya, sehingga Tapsel bisa keluar sebagai predikat perpustakaan terbaik se Sumatera Utara,” tambahnya.

Sedangkan dalam pembinaan, lanjutnya, dari perpustakaan Tapsel secara all out turun langsung ke lapangan bekerjasama dengan pihak Infokom dalam memacu perkembangan perpustakaan dengan mengadakan kegiatan-kegiatan positif seperti perlombaan perpustakaan antar kecamatan, antar desa, bahkan antar mobil keliling .

Salah seorang pengunjung, mahasiswa UMTS, Abdul Hamid Harahap, mengatakan, perpustakaan sangat membantunya dalam penyelesaian tugas-tugas kuliah. Apalagi saat ini sedang menyusun skripsi. Begitu juga buku yang tersedia di perpustakaan cukup banyak untuk dijadikan sebagai refrensi dalam menimba ilmu.

“Dengan adanya perpustakaan di desa dan perpustakaan keliling walaupun memang masih terbatas, namun sejauh ini sudah cukup membantu masyarakat apalagi saya yang sedang menyusun skripsi. Maklum, biaya untuk beli buku cukup mahal jadi lebih baik memanfaatkan perpustakaan ini,” katanya. (mag-01)

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.