Home » Tabagsel » Uang Makan PNS Padangsidimpuan Turun Rp5 Ribu

Uang Makan PNS Padangsidimpuan Turun Rp5 Ribu

Kamis, 25 Pebruari 2010 – www.metrosiantar.com

Rp5000 Uang Makan PNS Padangsidimpuan Turun Rp5 Ribu Uang makan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Padangsidimpuan (Psp) hanya Rp5 ribu per hari untuk tahun 2010 ini atau turun Rp5 ribu dari tahun 2009 lalu. Di mana sebelumnya sesuai dengan apa yang disampaikan Ketua Komisi III DPRD Psp yang membidangi masalah ini, Hamdani Nasution kepada wartawan, Selasa (23/2) lalu untuk uang makan PNS di Psp pada tahun 2007-2009 sebesar Rp10 ribu, namun pada tahun 2010 ini Pemko Psp mengusulkan uang makan PNS sebesar Rp5 ribu.

Dan hal ini menjadi tanda tanya besar bagi DPRD Psp, di mana sebelum APBD Psp disahkan Komisi III memberikan masukan kepada Pemko Psp agar uang makan PNS ini tetap Rp10 ribu dengan mengikuti aturan yang sudah dikeluarkan pemerintah pusat kepada masing-masing daerah yakni minimal uang makan PNS itu sebesar Rp10 ribu yang dibebankan di APBD masing-masing daerah.

Hanya saja, ujarnya, pada waktu itu Pemko Psp tetap bersikukuh uang makan PNS Rp5 ribu dengan alasan dari Pemko bahwa anggaran Pemko Psp tidak mampu untuk menampung beban uang makan PNS yang jumlahnya di Kota Psp sekitar 5.500 lebih atau dalam sehari saja diperkirakan dibutuhkan dana sekitar Rp27.500.000. Sedangkan untuk hari kerja antara PNS biasa dengan guru juga berbeda. Kalau PNS biasa hari efektif kerjanya antara 20-22 hari kerja, sedangkan untuk guru bagi bidang studi tergantung hari masuknya setiap hari, sedangkan bagi guru wali kelas dan guru borong jauh lebih banyak lagi hari kerjanya.

“Kita juga heran kenapa kok malah tahun ini turun, padahal 3 tahun lalu bisa Rp10 ribu, ada apa ini?” katanya.

“Kita harapkan agar ini tidak terjadi lagi, karena banyak efeknya, PAD harus digenjot dan anggaran yang tidak begitu perlu dikurangai atau dihapuskan dan dananya dialihkan untuk uang makan PNS. Ini juga dilakukan untuk menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih (good governance),” harapnya.

Sementara itu beberapa PNS yang dijumpai di beberapa SKPD seperti Distan, Sekretariat Dewan, Sekretariat Wali Kota, dan lainnya sangat kecewa dengan keputusan uang makan hanya Rp5 ribu sehari, karena untuk makan siang saja uang Rp5 ribu itu tidak cukup, apalagi dalam beberapa kesempatan Wali Kota Psp, Drs Zulkanaen Nasution menjanjikan untuk mensejahterakan PNS, namun untuk uang makan malah dipotong Rp5 ribu dari 3 tahun sebelumnya Rp10 ribu.

“Mana ada lagi jual nasi Rp5 ribu sekarang, yang serbu saja sekarang sudah naik jadi Rp7 ribu, maunya Bapak Wali Kota Psp melihat ini dan langsung terjun ke lapangan, padahal beliau berkomitmen untuk mensejahterakan PNS, eh malah uang makan yang tiga tahun lalu Rp10 ribu sehari untuk tahun 2010 ini malah dipotong Rp 5 ribu dan sekarang jadinya cuma Rp5 ribu sehari, tak cukup Pak Wali,” keluh beberapa PNS yang tidak bersedia menyebutkan namanya kepada wartawan Selasa (23/2) lalu.

Sementara itu, sebelumnya pada Rabu (17/2) lalu Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Psp, Drs Bukhori Siregar mengatakan, target PAD Psp untuk tahun 2010 Rp16,2 miliar atau mengalami kenaikan sebesar Rp2,8 miliar di banding pada tahun 2009 lalu sebesar Rp13,4 miliar dengan pencapaian pada tahun 2009 lalu sekitar 85 persen dari yang ditargetkan atau sekitar Rp12 miliar. (phn)

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.