Home » Tabagsel » DPRDSU: Segera usut indikasi kecurangan seleksi CPNS PALUTA

DPRDSU: Segera usut indikasi kecurangan seleksi CPNS PALUTA

www.waspada.co.id

kesal resize DPRDSU: Segera usut indikasi kecurangan seleksi CPNS PALUTAMEDAN – DPRD Sumut meminta aparat kepolisian untuk menindaklanjuti dugaan adanya peserta CPNS Paluta yang tidak ikut ujian namun dinyatakan lulus.

Selain itu, Departemen Dalam Negeri (Depdagri) berjanji tidak akan mengeluarkan SK pengangkatan kepada  lulusan CPNS yang bermasalah.

“Kami mengutuk keras adanya permainan dalam seleksi CPNS. Karena itu diminta aparat penegak hukum serius menindaklanjuti laporan dugaan kecurangan dalam seleksi CPNS itu. Apalagi untuk menangkap para calo dan orang yang bertanggungjawab,” kata anggota Komisi A DPRD Sumut, Marahalim Harahap, tadi malam, menanggapi indikasi adanya sejumlah peserta CPNS Paluta yang dinyatakan lulus padahal tidak mengikuti ujian.

Dikatakan, karena praktek percaloan dalam seleksi CPNS sudah sangat meresahkan masyarakat dan tidak pernah terbongkar. Karena itu, tidak ada lagi alasan kepada aparat kepolisian untuk tidak menindaklanjuti setiap dugaan atau indikasi adanya kecurangan yang dilaporkan masyarakat.

Depdagri sendiri, menurutnya, sudah berjanji akan selektif dalam mengeluarkan SK pengangkatan menjadi PNS terhadap peserta seleksi CPNS 2009 di Sumut.

“Kalau ternyata ada CPNS bermasalah yang direkomendasikan mendapat SK, maka kita akan minta aparat penegak hukum untuk memprosesnya,” katanya.

Ditambahkan, untuk mengeluarkan SK PNS, Depdagri dengan meminta Pemkab/Pemko untuk mengirimkan rangking hasil ujian kepada Depdgari pada saat mengajukan pengangakatan CPNS, untuk disesuaikan dengan formasi kelulusan.

“Sehingga kalau ternyata ada peserta yang tidak ikut ujian tetapi dinyatakan lulus, pasti akan ketahuan,” katanya.

Begitupun, Marahalim tidak menutup kemungkinan Pemkab/Pemko akan coba menyiasati persyaratan Depdagri tersebut. Karena itu, katanya, jika masayarakat mengetahui ternyata ada peserta yang terindikasi curang namun tetap diangkat menjadi PNS silahkan melapor kepada aparat penegak hukum.

Sebelumnya, anggota Komisi A DPRD Sumut lainnya, Sudirman Halawa, meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti laporan dugaan keterlibatan putra pejabat Paluta dalam seleksi CPNS Paluta 2009.

“Komisi A berkomitmen menindaklanjuti setiap kecurangan dalam seleksi CPNS di Sumut. Karena itu, laporan soal dugaan kecurangan di Paluta juga pasti akan kami tindaklanjuti,” katanya.

Dikatakan, kasus dugaan kecurangan seleksi CPNS di Paluta menjadi menarik karena diduga melibatkan putra pejabat Paluta tersebut ikut mencalonkan diri dalam pilkada Tapsel. Karena dikhawatirkan ajang seleksi CPNS itu digunakan untuk mengumpulkan modal mengikuti pilkada.

Selain itu, katanya, DPRD Sumut akan segera membentuk pansus Seleksi CPNS di Sumut. Dan laporan soal dugaan kecurangan seleksi CPNS Paluta akan menjadi salah satu agenda utama pansus tersebut.

“Yang jelas, kita tidak ingin seleksi CPNS Paluta 2009 menjadi preseden buruk di kemudian hari. Karena itu, penuntasan dugaaan kecurangan tersebut harus dilakukan demi perbaikan seleksi CPNS di Sumut kedepan,” tegasnya.

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.