Home » Berita, Sumut, Tabagsel » Pengerjaan Pemeliharaan Jalinsum Tak Tuntas

Pengerjaan Pemeliharaan Jalinsum Tak Tuntas

7434308dbcfafb780d809e3bab127fa2

Palas – Pelaksanaan pemeliharaan rutin pada ruas badan jalinsum di Kabupaten Palas, mulai dari Binanga hingga Ujung Batu, yang direncanakan selesai dikerjakan selambatnya pada H-2 perayaan idul fitri tahun 2016, ternyata tidak tuntas dikerjakan.

Pasalnya, sejumlah ruas badan jalinsum di daerah ini masih berlubang, bahkan ditemukan pula tumpukan material kerikil sebagai base pemeliharaan yang tidak diserak, sehingga menjadi gundukan di permukaan badan jalan. Seperti yang terlihat pada ruas badan jalan di Desa Ujung Batu, Kecamatan Sosa, pada Minggu (10/7/2016). Jelas nampak tumpukan material keril yang menggunung di permukaan badan jalan yang tak tuntas diratakan oleh pekerja, sehingga para pengendara roda empat lebih cenderung memilih badan jalan sebelah kanan untuk mengelakkan gundukan kerikil tersebut.

Akibatnya, kenderaan yang datang dari arah berlawanan harus antri bergantian melewati jalan itu, atau akan berakibat terjadinya laka lantas, yang memang kerap terjadi pada ruas Jalinsum Palas yang cukup dikenal masyarakat di Sumut, sebagai jalinsum yang sempit, banyak berlubang, rusak berat dan beram jalan dalam, plus rawan terjadi longsor ini.

Menyikapi kondisi yang kurang baik ini, Togar Sahat, satu warga Palas dalam akun facebooknya mengatakan, “Tidak dapat dibayangkan bang, bagaimana hancurnya jalan dan hancurnya perasaan rakyat, bila sampai menunggu 2019 jalan di Palas baru ditingkatkan. Saat ini saja baru medio 2016, menunggu janji yang belum tentu pasti hanya sekedar lips service mungkin,” sebutnya.

“Dan rakyat sudah cukup mengerti bahwa hal ini merupakan trade mark para raja-raja kecil daerah. sayangnya para jurnalis kita sudah kehilangan idealisme,karena mungkin telah tergerus oleh keinginan dan nafsu sesaat dari penguasa. Entah sampai kapan hal ini berlangsung Allahualam!,” tambahnya.

Hal serupa juga diutarakan oleh Ali Eddi Humala Hasibuan. Katanya, “Potret Kondisi Jalinsum di Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kondisi Jalan Seperti Jalur Akses Ke Desa Terpencil, Padahal Jalan Ini adalah Penghubung Propinsi Sumut Menuju Propinsi Riau. Katanya Tahun 2019 akan terealisasi Dananya untuk Kab. PALAS, Benarkah itu? Kita tunggu aja dengan Bupati Baru Terpilih Nantinya. Amin,” keluhnya.

Ungkapan yang sama juga disampaikan oleh Direktur Palas Center, Ahmad Kamil Lubis, S. Pdi. Katanya saat dihubungi MedanBisnis, Minggu (10/7) menyatakan, “Kita sangat prihatin melihat kondisi dan keadaan Jalinsum di Palas. Kegiatan pemeliharaan rutin memang sudah dikerjakan, tapi tidak tuntas pengerjaannya,” ungkapnya.

“Kita sebagai putra daerah asli Kecamatan Sosa, Kabupaten Palas meminta kepada Gubsu HT. Erry Nuradi agar melek pembangunan pada Jalinsum Palas, mengingat akses jalan ini merupakan penghubung Provinsi Sumut dengan Provinsi Riau,” ketus Kader PW GP Ansor Sumut ini.

Ditegaskan mantan Fungsionaris DPC KNPI Kota Medan ini, bila memang Pemprovsu tidak mampu memperbaiki atau melakukan pembangunan pada ruas Jalinsum Palas yang masih berstatus sebagai jalan provinsi dan ditanggung jawabi pendanaan olen APBD Provinsi Sumut.

“Sebaiknya Pemprovsu bersama Pemkab Palas mempercepat dan mendorong peningkatkan status Jalinsum Palas dari jalan status provinsi menjadi jalan nasional. Malu dong kita, masak ada kubangan kuda nil di Jalinsum Palas. Bahkan sering disebut-sebut, bila kita melalui sepanjang Jalinsum Palas, maka kita akan bergoyang dangdut ria di dalam mobil. Malu, malu kalilah kita itu. Masak HT. Erry tidak juga malu?” pungkasnya.

Sebelumnya, Kadis PU Palas, Ir. Ulil Fadhil menyebutkan, tahun 2016 ini Pemprovsu sudah menganggarkan dana dari APBD Pemprovsu sebesar Rp. 56,9 miliar, untuk kegiatan pemeliharaan rutin, perawatan berkala dan peningkatkan badan Jalinsum di Palas dan jembatan.

“Termasuk di dalam alokasi dana ke-PU-an itu, kegiatan pemeliharaan dan perbaikan jaringan irigasi, serta pembangunan sanitasi dan pemukiman. Untuk kegiatan pemeliharaan rutin Jalinsum Palas, kita sudah dorong Dinas Binamarga Provsu melalui UPT. Binamarga Gunung Tua, agar menyelesaikan pengerjaan pemeliharaan rutinnya sebelum H-2 perayaan idul fitri. Mengingat banyaknya jumlah kenderaan pemudik yang akan melintasi Jalinsum Palas ini,” katanya belum lama ini. (mau)

Sumber Berita : potretterkini.com/berita/9737/pengerjaan-pemeliharaan-jalinsum-tak-tuntas

REDAKSI, PENGIRIMAN BERITA dan INFORMASI PEMASANGAN IKLAN
HUBUNGI: apakabarsidimpuan@gmail.com.com

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.