Home » Tabagsel » Serapan APBD Palas Baru 34%

Serapan APBD Palas Baru 34%

Palas. Hingga akhir bulan Agustus 2016, serapan dana APBD Kabupaten Padang Lawas (Palas) tahun aturan 2016 baru terserap sekitar 34% atau sebesar Rp 340-an miliar dari total jumlah semua dana APBD Palas Rp 1 triliun. Serapan dana APBD tersebut didominasi sang penggunaan biaya rutin, biaya habis gunakan, belanja pegawai serta sebagainya.
“hingga waktu ini, serapan dana APBD Palas masih 34% atau sebanyak Rp 340-an miliar berasal total dana APBD yang dikelola Pemkab Palas tahun aturan 2016 sebesar Rp 1 triliun,” ungkap kepala Dinas (Kadis) Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset wilayah (DPPKAD) Palas Budi Utari Siregar, pada MedanBisnis, kemarin, pada luar jam tempat kerja.

“hambatan primer rendahnya serapan APBD Palas tahun 2016 ini, ditimbulkan hambatan teknis, yaitu pengajuan permintaan dana asal SKPD pada jajaran Pemkab Palas. Kalau kita, sifatnya akan terus melakukan pembayaran Bila pengajuan berasal SKPD teknis telah sesuai menggunakan persyaratan dan ketentuannya,” jelasnya.

Ditegaskannya, Bila saja secara teknis jajaran Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) Pemkab Palas telah mengajukan pemintaan pencairan dana, tentu saja pihaknya akan segera mencairkan penggunaan aturan SKPD tadi, asal pengajuannya sesuai dengan juknisnya. “hambatan utama yg kita hadapi sebagai akibatnya serapan APBD Palas masih rendah, itu bisa ditanya teknisnya pada SKPD,” tegasnya.

Sempat digambarkan Budi Utari, seperti halnya proses pencairan dana desa, hingga akhir bulan Agustus, baru tujuh desa pada Kabupaten Palas yang sudah dicairkan termin awal dana desanya, yaitu sebanyak 60% asal total dana desa yang diterima. Selebihnya, sebesar 40% lagi, akan dicairkan kembali selesainya disampaikan SPJ penggunaan dana desa tahap awal.

“Memang, secara aturan teknisnya, tidak diatur perihal penyampaian SPJ dana desa termin awal pada kita (Dispenda Palas-red). Tapi, buat kelancaran proses pencairan tahap keduanya, kita akan minta SPJ-nya,” ujarnya.

Disebutkan, mungkin pada bulan September ini, akan poly desa yg akan dicairkan dana desanya. “info dari Pemdes, sudah terdapat lebih kurang 200-an berkas pengajuan pencairan dana desanya. Pokoknya, kita sifatnya menunggu pengajuan dana asal SKPD selaku instansi teknis. Kalau telah masuk, tentu akan segera kita cairkan,” ujarnya. (maulana syafii)

/medanbisnisdaily.com

REDAKSI, PENGIRIMAN BERITA dan INFORMASI PEMASANGAN IKLAN
HUBUNGI: apakabarsidimpuan@gmail.com.com

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.