Home » InfoTainment, Internasional » Bob Dylan Dianggap Sombong Kerena Abaikan Hadiah Nobel

Bob Dylan Dianggap Sombong Kerena Abaikan Hadiah Nobel

Bob Dylan Dianggap Sombong Kerena Abaikan Hadiah Nobel

Penyanyi dan penulis lagu AS, Bob Dylan, tampil di Festival Les Vieilles Charrues di Carhaix, Perancis, pada 22 Juli 2012. Dylan ditetapkan sebagai pemenang Hadiah Nobel Sastra pada Kamis (13/10/2016). – AP Photo/David Vincent, File

Sikap penyanyi dan penulis lagu Bob Dylan yang terkesan mengabaikan penghargaan Nobel Sastra 2016 yang diraihnya dianggap sebagai sikap “sombong dan tidak sopan”.

Ketika diumumkan sebagai pemenang Nobel Sastra pekan lalu, legenda musik berusia 75 tahun itu sejauh ini belum menyatakan sikapnya di hadapan publik.

Berulang kali dihubungi Akademi Nobel, musisi asal Amerika Serikat itu tidak memberikan tanggapan.

Saat ditanyai media, pria yang terlahir dengan nama Robert Allen Zimmerman ini juga tidak berkomentar apa pun terkait penghargaan bergengsi itu.

Pada Selasa pekan lalu, informasi terkait penghargaan Nobel Sastra juga telah dihapus dari situs resmi milik Dylan.

“Dia adalah siapa dia,” kata anggota Akademi Swedia, Per Wastberg, menanggapi sikap diam Dylan itu.

Wastberg kemudian menambahkan, sikap Dylan yang mengabaikan pemberitaan terkait hadiah Nobel itu tidak begitu mengejutkan.

“Kami menyadari dia tidak suka tampil di atas panggung,” katanya kepada surat kabar Dagens Nyheter Swedia dalam wawancara terpisah.

Sejauh ini belum diketahui apakah Dylan akan melakukan perjalanan ke Stockhlom, Swedia, untuk menerima penghargaan pada 10 Desember nanti.

Jika dia tidak menghadirinya, menurut Wastberg, upacara pemberian hadiah Nobel terhadap Dylan tetap akan digelar.

Terdapat sejumlah peraih Nobel yang tidak datang untuk menerima hadiahnya, misalnya Elfriede Jelinek pada 2004, karena sejumlah alasan.

Sementara itu, Harold Pinter dan Alice Munro tidak menghadiri upacara serupa karena alasan kesehatan.

Adapun sastrawan Boris Pasternak menolak hadiah Nobel sastra pada 1958 karena tekanan rezim Soviet, dan pada 1964 sikap penolakan ditunjukkan pula oleh penulis Jean-Paul Sartre.

Dalam perjalanan karier musiknya, Dylan telah menerima sejumlah penghargaan, di antaranya penghargaan Pulitzer.

Pada 2000, dia juga telah menerima penghargaaan Polar Music dari Raja Swedia Carl XVI Gustaf.

Empat tahun lalu, dia menjadi salah satu tokoh sipil yang dianugerahi gelar dan tanda kehormatan tertinggi di Amerika Serikat, Medal of Freedom.


KOMPAS.com

REDAKSI, PENGIRIMAN BERITA dan INFORMASI PEMASANGAN IKLAN
HUBUNGI: apakabarsidimpuan@gmail.com.com

READ MORE

STOP-HIV-AIDS

Belum Ada Komentar

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.