Jokowi Ajak Megawati, SBY, dan Habibie Foto Bareng

%name Jokowi Ajak Megawati, SBY, dan Habibie Foto Bareng
Presiden Joko Widodo berfoto bersama presiden terdahulu yakni Presiden ketiga RI BJ Habibie, Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, dan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka, Kamis (17/8/2017).(Prresidential Palace/AGUS SUPARTO)

Presiden Joko Widodo mengajak Presiden ketiga Bacharudin Jusuf Habibie, Presiden kelima Megawati Soekarnoputri, dan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono untuk foto bersama.

Momen tersebut terjadi usai upacara bendera peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8/2017).

Begitu upacara selesai dilakukan, Jokowi langsung masuk kedalam Istana Merdeka diikuti para tamu VVIP nya tersebut. Karena berlangsung di dalam istana merdeka, para tamu undangan yang hadir tak bisa melihat langsung momen keakraban presiden dan para mantan presiden tersebut.

Namun, momen tersebut tertangkap kamera yang disiarkan langsung ke tenda-tenda tempat duduk para tamu undangan.

Megawati mengambil posisi paling tengah diapit Jokowi dan JK. Habibie berada pada posisi paling kanan di sebelah Iriana.

Sementara SBY dan istrinya Ani Yudhoyono mengambil posisi paling kiri di sebelah Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Mufidah Kalla.

Setelah sesi pertama, tamu yang ikut foto bertambah, mulai dari mantan Wakil Presiden Boediono dan istri Presiden keempat Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah.

Ini adalah pertama kalinya SBY menghadiri upacara kemerdekaan di Istana setelah lengser sebagai Presiden keenam RI. Pada HUT RI tahun 2015 dan 2016 lalu, SBY lebih memilih merayakan kemerdekaan di kampung halamannya di Pacitan.

Sementara, Megawati juga tidak pernah hadir di Istana selama sepuluh tahun SBY menjabat. Namun, begitu SBY lengser dan digantikan Jokowi, Megawati tak pernah absen merayakan hari kemerdekaan di Istana.

Terakhir, pertemuan keduanya terjadi dalam suasana duka saat meninggalnya suami Megawati, Taufiq Kiemas, pada tahun 2013, Taufiq Kiemas. SBY ketika itu memimpin upacara penghormatan terakhir kepada Ketua MPR itu. Semenjak itu, mereka tak pernah berada dalam satu acara bersama.

Pada acara dialog kebangsaan yang dilakukan LIPI awal pekan ini, Megawati dan SBY menjadi pembicaranya. Namun, SBY tiba ke lokasi acara saat Megawati pergi.

(Kompas.com)

Kapolri Sebut Pengungkapan 1 Ton Sabu Terbesar se-Asia Tenggara

Kapolri Kapolri Sebut Pengungkapan 1 Ton Sabu Terbesar se Asia Tenggara
Kapolri – Jend. Tito Karnavian (detik.com)

Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengapresiasi jajaran anggotanya yang menggagalkan penyelundupan satu ton sabu jaringan Taiwan. Tito menyebut 1 ton sabu itu merupakan pengungkapan terbesar di Indonesia, bahkan se-Asia Tenggara.

“Yang ini (pengungkapan 1 ton sabu) bukan hanya viral, tapi sudah meng-internasional. Saya tadi dapat informasi dari kepala BNN, ini salah satu yang terbesar di Asia Tenggara, bukan hanya di Indonesia,” kata Tito dalam sambutannya di upacara Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) anggota pengungkap 1 ton sabu di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (17/8/2017).

Pengungkapan satu ton sabu ini merupakan prestasi luar biasa. Maka dari itu, sudah sepatutnya para anggota tersebut mendapatkan penghargaan dari Kapolri.

“Sehingga saya berterimakasih kepada rekan-rekan, karena mengangkat nama Polri dan berjasa kepada bangsa dan negara, secara langsung atau tidak langsung ini menyelamatkan bangsa Indonesia yang merupakan tugas pokok Polri,” sambungnya.

Tito juga memuji kinerja anggota yang terlibat dalam Satgas pengungkapan sabu tersebut. Angka 1 ton sabu merupakan jumlah yang spektakuler dan disebutnya memecahkan rekor pengungkapan narkoba terbesar sepanjang sejarah di Kepolisian Republik Indonesia.

“Beberapa lalu tim gabungan telah mengungkap jaringan narkotika yang jumlah spektakuler, berikut kapal dari angkanya, angka yang terbesar dari pengungkapan narkoba selama ini. Ini memecahkan rekor baik lingkungan Polri maupun penegak hukum lain,” tambahnya.

Tidak hanya menggagalkan penyelundupan sabu, tetapi tim yang dipimpin oleh Kombes Pol Nico Afinta dan Kombes Pol Herry Heryawan itu juga berhasil menangkap kapal Wanderlust yang mengangkut barang tersebut dari perairan Myanmar hingga ke perairan Banten.

“Ini yang terbesar. Ini juga pertama kali kita juga menyita kapalnya yang digunakan untuk menyelundupkan, selama ini hanya barang bukti. Maaf, dulu juga pernah saat saya Kapolda 400 kg lebih, BNN juga pernah lebih dari itu. Tapi ini yang terbesar sekaligus kapalnya. Ini prestasi yang luar biasa,” tutup Tito. (Sumber: detik.com – mei/nvl)

Gua Sayur Matinggi Tapsel potensial jadi objek wisata

Gua Sayur Matinggi Tapsel potensial jadi objek wisata Gua Sayur Matinggi Tapsel potensial jadi objek wisata
Gua Sayur Matinggi Tapsel potensial jadi objek wisata
Tapanuli Selatan – Selain terkenal dengan destinasi pemandian alam Aek Sijornih, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ternyata masih menyimpan destinasi gua. Sayangnya belum digali secara optimal.
pembatas

Camat Sayur Matinggi Mhd Fadhil kepada wartawan baru-baru ini mengatakan, gua tersebut berlokasi di Aek Badak Julu, Sayur Matinggi.

Untuk bisa menuju mulut Gua ‘perawan’ itu cukup menempuh jarak yang hanya dua kilometer dari salah satu simpang ruas Jalan Lintas Sumatera Padangsidimpuan – Sumatera Barat di desa itu.”Memang potensi destinasi yang memiliki estetika, objek warisan bumi itu cukup berpeluang menciptakan nilai ekonomi,” sebutnya.

Bibir gua memiliki tinggi sekitar 8 meter lebar 9 meter. Gua itu belum diberi nama. Namun, bila dikembangkan melalui kegiatan pariwisata berbasis alam (geologi) atau geowisata itu ekonomi lokal pasti berkembang.

Bagi siapa yang melihat pasti berdecak kagum. Betapa tidak, panorama keindahan bebatuan stalaktit di dalam gua terlihat berwarna warni.”Memang, kita belum tau apa-apa saja lagi yang terdapat di dalam gua selain stalaktit, dan mungkin ada juga stalagnit,” sebutnya.

Salah satu aparat Desa Aek Badak Julu Muhammad Rizki Ananda Pulungan (24) berharap, potensi destinasi wisata Gua itu bisa dikembangkan.”Masyarakat sangat mendukung itu,” sebutnya.

Menurut Ananda, masyarakat sekitar saat ini sering memanfaatkan keberadaan gua lumbung pupuk organik untuk kebutuhan penyubur tanaman petani, dimana dari dasar bibir gua ditemui kotoran binatang jenis kelelawar.

Sayur Matinggi Menuju Pilot Project

Kecamatan Sayur Matinggi bertekad sebagai pilot project atau proyek percontohan di daerah itu dalam memajukan desa-desanya.

Mhd Fadhil mengatakan, pihaknya sudah mantap memberikan berbagai pelatihan bagi kepala dan perangkat desanya.

“Delapan belas perangkat (operator) desa dilatih Teknologi Informasi (TI) dan diajari menggunakan membuat ‘Website’,” ujarnya.

Sebelumnya selama tiga hari (3-4-5/7) Kepala Desa dilatih soal program pemberdayaan masyarakat desa.Menurut dia, dengan diberinya pemahaman tentang TI dan menghidupkan sentra-sentra industri kecil (home industri-red), optimis perekonomian desa-desa-nya akan hidup.

Dengan pemanfaatan media TI, seluruh hasil produksi masyarakat nantinya akan bisa lebih dikenal masyarakat luas. “Untuk website desa-desa kita sudah siap akan di launching,” ujarnya.

“Sekuat tenaga kita dorong para Kepala Desa untuk memprogramkan Dana Desa mereka demi berkembangnya potensi ekonomi kerakyatan,” tambahnya.

Apalagi, salah satu nawacita Pemerintahan Joko Widodo saat ini agar bagaimana cara mewujudkan desa Mandiri.
“Ke depan sentra-sentra ekonomi rakyat Sayur Matinggi dapat menjadi cikal bakal ke keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta pemanfaatan TI akan membantu promosi,” sebutnya.

Berbagai sentra ekonomi rakyat desa di Sayur Matinggi saat ini, seperti pandai besi dan beserta kerajinan kulit (Sipange), perbengkelan las (Huta Pardomuan), sirup jeruk organik (Aek Badak Julu).

“Mudah-mudahan apa yang dikerjakan akan menjadi contoh bagi daerah kecamatan maupun ratusan desa-desa lainnya di Tapanuli Selatan,” pungkasnya. [metrotabagsel.com]

Air terjun Sitimbulan Marancar, wisata alam Tapsel yang terabaikan

air terjun sitimbulan marancar1 Air terjun Sitimbulan Marancar, wisata alam Tapsel yang terabaikan
Air terjun Sitimbulan Marancar

Marancar – Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) diketahui memiliki banyak potensi alam yang dapat dijadikan sebagai objek wisata. Namun sayangnya, dari sejumlah tempat tersebut belum diatur dan dikelola sebaik mungkin. Padahal selain dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, potensi wisata yang ada dapat membawa nama kabupaten dikenal mulai dari tingkat lokal, domestik bahkan internasional.

Seperti Air Terjun Sitimbulan, salah satu objek wisata yang berlokasi di Desa Haunatas Kecamatan Marancar Kabupaten Tapsel ini memiliki potensi wisata yang dapat menghasilkan pendapatan yang bisa membantu perekonomian masyarakat setempat. Sayangnya, peluang tersebut belum mampu ditangkap dan dikembangkan oleh pihak pemerintah setempat. Padahal, dengan cara swadaya, masyarakat setempat sudah membuat dengan seadanya, agar lokasi tersebut banyak didatangi oleh para pengunjung yang berasal dari luar.

Hendrawan Hasibuan, salah seorang aktivis lingkungan dan juga penggiat potensi wisata Tapanuli Selatan, Sabtu (9/10) lalu mengatakan, secara pribadi ia merasa miris dan sedih melihat banyaknya potensi alam di wilayah Kabupaten ini yang bisa dijadikan sebagai objek wisata, namun tidak dilihat, diperhatikan dan digarap secara serius. Padahal, ungkapnya, dengan banyaknya potensi alam yang ada, bisa menjadi sebuah kebanggan dan memilik nilai jual untuk dibandingkan dengan daerah lainnya yang ada di Sumatera maupun di Indonesia.

Air terjun Sitimbulan Marancar2 Air terjun Sitimbulan Marancar, wisata alam Tapsel yang terabaikan
Air terjun Sitimbulan MarancarAir terjun Sitimbulan Marancar

Seperti Air Terjun Sitimbulan ini, pria yang aktif memberikan edukasi untuk selalu menjaga kelestarian alam dan lingkungan menceritakan, keberadaan air terjun tersebut sudah lama diketahui keberadaannya. Bahkan oleh masyarakat sekitar, tempat dan lokasinya dijaga dengan sebaik mungkin guna menunjukkan pesona wisatanya yang memikat.

“Lokasi air terjun ini sebenarnya sudah lama diketahui, bahkan oleh warga setempat dijaga dan tetap dipelihara kelestariannya. Sebab mereka tahun tempat ini sangat layak untuk menjadi objek wisata yang tujuannya dapat meningkatkan taraf ekonomi mereka,” ujarnya saat mengunjungi lokasi tersebut.

Namun, pria yang pernah menjadi pendamping desa di lokasi air terjun ini mengaku miris terhadap pemerintah setempat yang dinilainya tidak memiliki program untuk mengenalkan tempat yang bisa dikategorikan sebagai potensi wisata yang memiliki nilai jual tersebut.

air terjun sitimbulan“Seharusnya pemerintah melalui Dinas Pariwisatanya melakukan hal tersebut, invetarisir potensi-potensi alam yang layak dijadikan sebagai objek wisata dan selanjutnya dikembangkan dan kemudian dikenalkan dengan cara sosialisasi baik melalui media sosial, website dan lainnya,” tukasnya.

Diketahui, Air Terjun Sitimbulan ini berada cukup dekat dengan pemukiman masyarakat di Desa Haunatas Kecamatan Marancar Tapanuli Selatan. Menuju ke lokasi ini juga tidak sulit, ada dua rute yang bisa ditempuh dari Kota Padangsidimpuan dengan jarak kurang lebih sekitar 40 Kilometer yaitu, pertama melalui Jalinsum Psp-Batang Toru masuk ke Kecamatan Marancar dan tiba di persimpangan dua berbelok ke kiri menuju Desa Haunatas yang juga bisa menjadi jalur alternatif jika hendak menuju Sipirok.

Kedua, dari Psp melewati Angkola Julu masuk ke arah Pintu Langit. Jalur ini juga cukup banyak diminati, sebab ketika melintas pengendara atau pengunjung yang hendak mendatangi lokasi Air Terjun Sitimbulan ini disuguhkan oleh pemandangan alam yang bernuansa pegunungan. Jalan yang dilalui juga sudah cukup bagus dengan aspal yang layak dijalani.

Dari Desa Haunatas, lokasi air terjun hanya berjarak sekitar 100 meter dari pemukiman warga sekitar dengan suasana alam yang cukup dapat membuat hati dan pikiran teduh, sejernih dan sedingin Air Terjun Sitimbulan yang turun dengan deras dibawah aliran sungai yang membentuk seperti sebuah kolam dan dapat menampung ratusan orang didalamnya. (Artikel: oryzapasaribugorat, Foto: flickr/photos/30040701@N02)

Luar biasa! Kue Jahe Sipirok ternyata digemari di Taiwan

Kue Jahe Sipirok ternyata digemari di Taiwan Luar biasa! Kue Jahe Sipirok ternyata digemari di Taiwan
Kue Jahe Sipirok

Sipirok – Siapa menyangka ternyata Kue Jahe Sipirok sangat digemari negara Taiwan.

“Sayang produksinya masih terbatas,” tutur pengusaha Kue Jahe Sipirok, Siti Muslihah ditemui Antara di Sipirok, Kamis.

Selain negara Taiwan Kue Jahe produk dan bahan asli home industri masyarakat Sipirok sangat disukai warga kota Medan.

“Kue Jahe Sipirok yang ke Taiwan setiap bulannya mencapai 100 toples, selebihnya menutupi permintaan swalayan kota Medan,”katanya.

Semakin hari permintaan akan Kue Jahe itu semakin tinggi, sayang, potensi tersebut belum bisa diimbangi dengan produksi akibat minimnya tenaga.

Penasaran dengan cita rasa Kue Jahe Sipirok, silahkan saja singgah ke rumah Siti Muslihah beralamat di lingkungan Sumuran, Sipirok.

Sebenarnya Kue Jahe itu sebuah pengembangan bidang usaha awal yang sudah lebih dahulu dia tekuni yakni UD Tabo Kopi Sipirok yang namanya mulai mendunia.

“Mencicipi kue jahe Sipirok sambil menikmati minum kopi Sipirok sungguh suatu yang sangat nikmat rasanya,”katanya.

Kue Jahe Sipirok kata Siti, memiliki ciri khas citarasa tersendiri dimana jahe asli Sipirok yang diadon bersama gula, kacang dan kelapa berasa pas dilidah.

Dia juga bertekad akan terus berinovasi demi mengembangkan usaha melibatkan masyarakat.

Dalam waktu MuI Provsu akan mengeluarkan label halal buat kue jahe Sipirok mengikuti label halal usahanya Tabo Kopi.

Kepingin mencicipi citarasa Kue Jahe Sipirok sambil minum kopi? silahkan datang kealamat rumah usaha di lingkungan Sumuran, Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan, hanya berjarak 20 meter dari Jalinsum masuk simpang Telkom arah pasar Sipirok dari pusat Perkantoran Pemkab Tapsel di Dano Situmba. [antarasumut.com]

TSO Bantu Pembangunan Mesjid

TSO Bantu Pembangunan Mesjid TSO Bantu Pembangunan Mesjid
TSO bersama Kepanitian Pembangunan Mesjid Miftahul Jannah Banjar Raja, Sabtu (15/4/2017).

Palas – H.Ali Sutan Harahap atau yang akrab disapa warga TSO yang merupakan singkatan Tongku Sutan Oloan membantu pembangunan mesjid Miftahul Jannah Banjar Raja Kelurahan Pasar Sibuhuan Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas, Sabtu (15/4/2017).

TSO yang juga Bupati Palas datang ke lokasi pembangunan mesjid sekitar pukul 10.00 wib menggunakan mobil B11TSO Toyota jenis Land Cruiser. TSO bersama unsur panitia pembangunan yaitu ketuanya H Adnan Harahap alias Jaborabot dan pengurus lainnya meninjau lokasi, yang warga sedang gotong royong untuk men-cor lantai 2 mesjid tersebut.

Ada juga disitu Kepala Lingkungan Banjar Raja, Ketua PP Barumun Mikdat Siregar yang juga warga setempat, tokoh masyarakat dan alim ulama bercerita-cerita sambil memantau warga yang sedang gotong royong mencor lantai 2 mesjid.

Dalam hal itu, TSO membantu 500 sak semen. TSO disini berbaur warga Banjar Raja. Walaupun datang hujan TSO berkesempatan mampir di kedai kopi yang berdekatan dengan pembangunan mesjid.

Setelah hujan reda sekitar pukul 14.00 wib, TSO beranjak meninggal lokasi pembangunan mesjid. (sht)

Dugaan Korupsi Pungli Sewa Kios Pasar Binanga Telah Dihentikan Karna Tidak Cukup Bukti

unnamed Dugaan Korupsi Pungli Sewa Kios Pasar Binanga Telah Dihentikan Karna Tidak Cukup Bukti
Ali Irfan Hasibuan saat menjabat Kadiskoperindagkop-UMKM Palas meninjau pedagang LPG 3 Kg

PADANG LAWAS | Kasus dugaan korupsi pungli sewa kios Pasar Binanga yang dibangun Tahun Anggaran 2014 oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Kadiskoperindagkop-UMKM) Kabupaten Padang Lawas (Palas) saat dipimpin oleh Ali Irfan Hasibuan telah dihentikan. Hal ini diungkapkan Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Rony Samtana,S.Ik.,MTCP, Senin (10/4) kemarin

“Inikan perkara lama ya. Kalo tidak salah sudah dihentikan penyidikannya karna tidak cukup bukti,” ujar Kapolres

Pasalnya, kasus dugaan korupsi pungutan liar sewa-menyewa dengan nilai sebesar Rp20 Juta per-kios yang sudah bergulir sejak 2015 lalu itu dihentikan setelah gelar perkara, karena tidak cukup bukti.

Saat ditanya terkait nomor SP3 perkara tersebut, Kapolres Rony meminta untuk ditanyakan kepada Kasat Reskrim Polres Tapsel. “ke Kasat Reskrim aja ya Pak,” Pungkasnya

Diketahui, kronologi dugaan korupsi pungli sewa kios Pasar Binanga yakni, kasus ini mulai bergulir awal tahun 2015, yang mana adanya pemberitaan terkait korupsi pungli sewa kios Pasar Binanga sebesar Rp 20jt per-Kios.

Kemudian melalui Polres Tapsel melakukan penyidikan, sehingga dilaksanakan gelar perkara kasus tersebut di Dirkrimsus Polda Sumut pada Agustus 2015 lalu. Namun kasus tersebut ternyata sudah dihentikan penyidikannya oleh Polres Tapsel. (Edi)

Apa Kabar Dugaan Korupsi Pungli Sewa Kios Pasar Binanga

Apa Kabar Dugaan Korupsi Pungli Sewa Kios Pasar Binanga Apa Kabar Dugaan Korupsi Pungli Sewa Kios Pasar Binanga
Ali Irfan Hasibuan sekarang menjabat Kepala Dinas Perhubungan dan Permukiman Palas.

Palas – Apa kabar dugaan korupsi Pungutan Liar (Pungli) sewa Kios Pasar Binanga Kecamatan Binanga Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang dibangun pada Tahun Anggaran 2014. Ini yang menjadi pertanyaan bagi masyarakat Palas.

Yang mana kasus ini mulai bergulir awal tahun 2015, yang mana adanya pemberitaan tentang adanya dugaan pungutan liar sewa-menyewa sebesar Rp20 Juta per-kios. Kemudian Polres Tapsel sudah melakukan gelar perkara di Ditreskrimsus Polda Sumut dugaan tindak pidana korupsi atas nama Ali Irfan Hasibuan sekitar bulan Agustus 2015.

Polres Tapanuli Selatan yang dikonfirmasi terkait apa hasil gelar gelar perkara di Ditreskrimsus Polda Sumut dugaan tindak pidana korupsi atas nama Ali Irfan Hasibuan belum ada konfirmasi, pesan singkat yang dikirim kepada Kapolres Tapsel AKPB Roni Samtana S.Ik belum ada balasan, Senin (3/4/2017).

Untuk informasi, pada tahun 2014 Pemerintah Kabupaten Palas melalui Dinas Perindustrian  Perdagangan Koperasi dan UKM Daerah Palas membangun 37 Kios Pasar Binanga Kecamatan Binanga Kabupaten Palas. Pada masa itu, Kepala dinasnya adalah Ali Irfan Hasibuan. (sht)

Mewujudkan Akses Pendidikan Yang Meluas, Merata Dan Berkeadilan Oleh Taufik Akbar Hasibuan Guru SMP N 1 Aek Nabara Barumun

FB IMG 1491519072946 165x220 Mewujudkan Akses Pendidikan Yang Meluas, Merata Dan Berkeadilan Oleh Taufik Akbar Hasibuan Guru SMP N 1 Aek Nabara Barumun
Taufik Akbar Hasibuan Guru SMP N 1 Aek Nabara Barumun

Apakabarsidimpuan.com, PALAS – Satu sisi teknologi memudahkan kerja manusia, dilain sisi teknologi menjadi momok yang menakutkan ketika pengguna teknologi salah menggunakan teknologi itu. Baru-baru ini kita lihat bagaimana terjadi benturan antara alat transportasi konvensional dengan alat transportasi modren di Jakarta, tak ayal lagi kerugian materi dan non materi jadi sasarannya. Penyebabnya sederhana ketidak siapan kita dalam mengakses pendidikan yang hampir tanpa sekat lagi.

Itu di dunia transportasi. Bagaimana di dunia pendidikan? Dunia yang tidak lepas dari teknologi, jelang pelaksanaan UASBN/UAMBN kemarin sentar kita dengar bocornya kunci jawaban UAMBN di WA. bahkan saat ini lewat organisasi IKATAN GURU INDONESIA (IGI) menerobos dan menyalip organisasi guru lainnya dengan program SATU GURU SATU INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS IT, tidak tanggung tanggung IGI menggandeng perusahaan internasional SAMSUNG sebagai patner kerjanya.

Para guru yang tergabung dengan organisasi IGI dilatih untuk tidak gaptek IT. Kelas yang digunakan juga menggunakan kelas IT, bukan kelas konvensional. Satu terobosan baru di dunia pendidikan kita. Pendidikan yang meluas haruslah kita maknai dengan “terjangkau oleh segenap lapisan masyarakat”. Meluas bisa juga diartikan sebagai kemudahan akses pendidikan. Tidak ada lagi batasan dalam mendapatkan akses pendidikan.

Sekarang mari kita lihat, dari aktivitas tersebut, apa dampak yang diberikan? Memangkas ruang dan waktu. Memangkas pola distribusi layanan publik, pengiriman naskah soal, kartu ujian, tak perlu ke kantor, di kamar mandi pun bisa dilakukan. Bahkan untuk meningkatkan kompetensi personal seorang guru. dilakukan dengan IT. Anggaran pendidikan kita begitu besar, 20% dari APBN. Sekitar Rp.400 triliun pertahun, dalam kacamata investasi, ouput pendidikan harus mampu member income kepada Negara lebih dari Rp. 400 triliun, atau subsidi (beban) Negara terhadap kaum Miskin dan pengangguran berkurang dari angka tersebut.

Seorang Nelson Mandela yang mengucapkan: ”Education is the most powerful weapon which you can use to change the world.” Pendidikan merupakan senjata yang paling ampuh untuk mengubah dunia. Oleh karena itu, Negara seharus hadir terus memikirkan strategi pendidikan yang optimal untuk mendidik generasi penerus. Investasi bertahun-tahun pada generasi muda yang memakan biaya miliaran dolar terus dikerjakan banyak negara. Periode pengembalian (payback period) investasinya bisa sangat panjang. Jauh melampaui bisnis-bisnis populer zaman ini. Namun, dapat dipastikan negara yang absen dalam memperhatikan pendidikan generasi mudanya akan segera tergerus oleh derasnya arus zaman ini. Sains dan teknologi saat ini berkembang jauh lebih cepat dibandingkan masa-masa sebelumnya. Ketertinggalan dalam kedua hal ini akan menyebabkan suatu negara berada dalam posisi yang sulit untuk bersaing dengan negara lain.

Dengan kata lain meratanya akses pendidikan akan mendongkrak kemajuan suatu negara. Distribusi guru menjadi persoalan dunia pendidikan kita saat ini. Akses pendidikan juga tak kalah penting dalam pemerataan dunia pendidikan. Kita bandingkan dengan ongkos politik dan demokrasi di Negara ini begitu mahal. Ratusan triliun dikeluarkan hanya untuk memilih wakil rakyat, pemimpin daerah dan kepala Negara yang bersifat procedural dan adminstratif. Hasilnya apa? Bisa kita saksikan bagaiamana prilku dari Legislatif, eksekutif mempertontonkan dirinya. Bila hal itu tidak mampu mendewasakan bangsa dan membentuk masyarakat rasional, maka Indonesia termasuk Negara yang merugi.
Tentunya hal ini berlaku bagi guru yang siap akan revolusi teknolgi ini, demikian juga dengan dinas pendidikannya. Akan lebih siap seharusnya. Namun bagi guru, Dinas Pendidikan yang masih konvensional IT akan menjadi momok yang menakutkan. Kepala sekolah yang GAPTEK, guru yang gaptek, Dinas Pendidikan yang gaptek. Akan terus menggerutu dengan ketertinggalan mereka. Bourdieu (2002) memberikan satu analisis bahwa perubahan habitus manusia akan selalu memakan korban. Sejarah revolusi industri eropa telah membuktikannya. Menggilas habis habitus lama dengan habitus yang baru.
Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia adalah amanat dari Undang-undang dasar kita, adil ekonomi, social, pendidikan. Keadilan dalam dunia pendidikan adalah kesamaan hak warga Negara dalam mengakses dunia pendidikan, tanpa ada diskriminasi, ras, suku, agama dan bahasa, Negara harus hadir untuk menjamin hak masyarakat ini.

Indonesia  merupakan negara multikultural, dimana beragam Suku, Agama, Ras, Budaya dan golongan hidup bersama dalam satu atap yaitu NKRI. Keberagaman tersebut merupakan suatu kekayaan yang luasr biasa yang dianugrahkan Tuhan, namun keberagaman tersebut bisa menjadi potensi konflik yang besar, manakala ego sektoral lebih dikedepankan dari pada prinsip-prinsip kebersamaan. Ketika konflik terjadi, maka ancaman disintegrasi nasional akan mudah terjadi.

Menurut Paul B.Horton,  proses pengembangan masyarakat yang mana  segenap kelompok ras dan etnik mampu berperan secara bersama-sama dalam kehidupan Agama, budaya, pendidikan dan ekonomi. Oleh karena integrasi suatu yang diharapkan dalam kehidupan masyarakat, maka harus tetap dijaga kelangsungannya. Integrasi nasional identik dengan integrasi bangsa yang berarti suatu proses penyatuan atau perubahan berbagai aspek sosial budaya kedalam suatu wilayah dan pembentukan nasional atau bangsa.

Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah pendidikan yang berkeadilan, pendidikan yang tidak lagi menjadi sesuatu yang momok yang menakutkan bagi warganya. Pendidikan yang meluas, merata dan berkeadilan sesuai dengan amanat undang undang dasar Negara Republik Indonesia. “mencerdaskan kehidupan bangsa”.

Penulis,
Nama : Taufik Akbar Hasibuan
Pekerjaan : Guru
No Hp/wa : 081363915017

Detik-detik Akhir “Tax Amnesty”, Satu Konglomerat Bayar Tebusan Rp 1 Triliun

tax amnesty Detik detik Akhir Tax Amnesty, Satu Konglomerat Bayar Tebusan Rp 1 Triliun
Tax Amnesty

Program pengampunan pajak atau tax amnesty memang sudah resmi berakhir semalam. Namun banyak cerita yang terjadi jelang penutupan program tersebut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani bahkan mengungkapkan, ada wajib pajak besar yang memutuskan ikut tax amnesty di penghujung program yang hanya berjalan 9 bulan itu.

“Deklarasi saya rasa Indonesia sudah cukup besar, apakah masih ada yang high well? Masih ada,” ujarnya di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jumat (31/3/2017) malam.

“Tapi sebagian besar sudah ikut, bahkan sampai detik terakhir malam ini ada yang betul-betul mau laksanakan jadi pikir-pikir ikut atau enggak, akhirnya ikut,” sambung Sri Mulyani.

Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiaseteadi tidak mengungkapkan identitas wajib pajak besar yang dimaksud Sri Mulyani.

Hanya saja ia mengatakan wajib pajak besar tersebut hanya satu orang yang ikut tax amnesty di Jakarta. Di saat-saat terakhir, dia menyerahkan 3 Surat Pernyataan Harta (SPH) langsung dengan nilai uang tebusan mencapai Rp 1 triliun.

“Itu baru Jakarta ya. Belum tahu yang di daerah. Di daerah kan masih ada orang-orang wajib pajak besar,” kata Ken.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak, Sabtu (1/4/20167) pukul 00.09 WIB, total pelaporan harta melalui tax amnesty mencapai Rp 4.855 triliun, naik Rp 112 triliun dibandingkan hari sebelumnya.

Deklarasi harta di dalam negeri masih mendominasi dengan total Rp 3.676 triliun. Sisanya yaitu deklarasi harta di luar negeri Rp 1.031 triliun dan harta yang dibawa pulang ke Indonesia (repatriasi) Rp 147 triliun.

Adapun jumlah uang tebusan mencapai Rp 114 triliun, pembayaran tunggakan Rp 18,6 triliun, dan pembayaran bukti permulaan Rp 1,75 triliun. Total uang yang masuk ke kas negara mencapai Rp 135 triliun.

Bongkar Makam Leluhur Warga Desa Janji Mauli – Bupati Syahrul Pasaribu Disebut Pembohong

poster bupati syahrul pasaribu tribun 20170330 203913 Bongkar Makam Leluhur Warga Desa Janji Mauli   Bupati Syahrul Pasaribu Disebut Pembohong
Sejumlah masyarakat Desa Janji Mauli dan anggota DPD Pospera Sumut membopong peti jenazah sebagai bentuk protes atas sikap Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu pada aksi unjuk rasa di luar gerbang Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro, Kamis (30/3/2017). (Tribun Medan / Nanda)

MEDAN – Seorang masyarakat Desa Janji Mauli, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Nurdiana Siregar, menyebut Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu telah berbohong.

Pasalnya, Syahrul pernah berjanji tidak bakal membongkar makam leluhur masyarakat di Desa Janji Mauli bila terpilih menjadi Bupati Tapanuli Selatan. Namun nyatanya, Syarul justru membongkar makam tersebut demi kepentingan pembangunan kantor pemerintahan daerah.

“Dulu sebelum terpilih dia datang ke kami, katanya kalau dia jadi bupati tidak akan bongkar makam, jadi kami pilih lah dia. Lah, ternyata dibongkar, jangan begitu lah, jangan nipu-nipu,” kata Nurdiana saat berunjuk rasa di luar gerbang Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro, Kamis (30/3/2017).

Kata Nurdiana, pihaknya tidak bermaksud menghalangi pembangunan kantor yang dilakukan Pemkab Tapanuli Selatan. Oleh karena itu, pihaknya pernah meminta agar makam leluhur mereka dijadikan cagar budaya. Sebab, letak makam itu dinilai tidak mengganggu keberadaan kantor. Namun demikian, Pemkab Tapanuli Selatan tidak setuju dan tetap membongkar sejumlah makam tersebut tanpa turut didampingi pihak keluarga.

Masyarakat mengutuk dan mendesak Bupati Syahrul agar berhenti dari jabatannya. Syahrul dianggap tidak mengindahkan adat istiadat setempat karena ulahnya tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu belum dapat dimintai komentarnya. Namun demikian, perwakilan Pemprov Sumut yang menemui para demonstran, Afifi Lubis, bilang akan menyampaikan tuntutan masyarakat guna ditindaklanjuti.

“Oleh karenanya, apa yang disampaikan ini akan kami sampaikan segera. Kalau memungkinkan nanti, akan kita bicarakan bersama-sama. Kita akan pertanyakan ke Pemkab Tapsel,” ujarnya.

(cr5/tribun-medan.com)

Luar Biasa Remaja Lulusan SMP Bobol Situs Termasuk Milik Polri dan Ojek Online

hacker remaja 20170330 224658 Luar Biasa Remaja Lulusan SMP Bobol Situs Termasuk Milik Polri dan Ojek Online
Petugas Bareskrim Polri menggiring tiga remaja pelaku pembobolan situs tiket online Tiket.com, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/3/2017).
JAKARTA – Otak pelaku sindikat peretas atau hacker remaja terhadap situs jual beli tiket online, tiket.com bernilai Rp 4,1 miliar, Haikal alias SH (19 th), berhasil dibekuk petugas Siber Bareskrim Polri di perumahan Pesona Gintung Residen, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (30/3/2017) siang.

Tiga anak buahnya lebih dulu dibekuk di Balikpapan, Kalimantan Timur, dua hari lalu.

Haikal terbilang hacker hebat. Sebab, usianya baru 19 tahun dan hanya lulusan SMP, tapi sudah berhasil meretas lebih 4.600 situs. Situs pemerintah pusat dan daerah hingga institusi Polri pernah dijebolnya.

Demikian disampaikan Kanit III Subdit I Direktorat VI Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, AKBP Idam Wasiadi, saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (30/3/2017).

“Dari pemeriksaan ketiga tersangka, saudara SH selaku pembobol telah berhasil membobol lebih dari 4.600 situs. Di antaranya situs milik polri juga ada, situs milik pemerintah pusat dan daerah, beberapa situs luar negeri dan bahkan situs ojek online juga dibobol,” ungkap Rikwanto.

Haikal tidak semata bertujuan mencari keuntungan saat ingin menjebol suatu situs. Tapi, ia juga sering meretas suatu situs, seperti situs lembaga tertentu, demi “unjuk gigi”.

“Untuk menunjukkan kelasnya, bahwa dia bisa membobol situs tertentu dengan mudahnya,” kata Rikwanto.

“Itu dari pengakuan mereka, mereka yang cerita. SH menceritakan itu ke mereka karena sudah saling percaya,” sambungnya.

Yang tidak kalah hebat lagi, lanjut Rikwanto, Haikal bisa punya kemampuan atau skill meretas situs dari belajar artikel-artikel di mesin pencari Google secara otodidak.

Rikwanto pun tersenyum karena baru tahu situs institusinya dijebol oleh Haikal yang hanya seorang lulusan SMP.

“Kami baru tahu nanti kalau HS tertangkap, baru kita akan tahu bagaimana dia bisa masuk ke situs kami,” kata Rikwanto seraya tersenyum.

Kanit III Subdit I Direktorat VI Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, AKBP Idam Wasiadi juga mengakui kehebatan Haikal alias SH (19), hacker lulusan SMP yang menjebol tiket.com.

“Dari keterangan tersangka dan hasil penyelidikan, si SH ini seringkali melakukan hacking terutama denan teknik deface, yaitu dengan mengganti tampilan gambar suatu situs dengan gambar-gambar tertentu. SH sejak 2016 saja sudah hacking lebih 1.500 situs,” kata Idam, Kamis (30/3/2017).

“Diakui, itu prestasi yang luar biasa, seorang hacker yang hebat. Dari penelusuran kamu, terakhir dia hack situs ojek online,” sambungnya.

Sementara itu, tiga anak buah Haikal yang ditangkap di Balikpapan juga terbilang masih remaja dan lulusan SMA.

MKU (19 th) dan AI (20 th) adalah lulusan SMA. Sementara, NTM (27 th) sempat menempuh kuliah, tapi tidak diselesaikan hingga lulus.

Sama seperti Haikal, ketiga anak buahnya juga belajar meretas secara otodidak.

Perkenalan mereka terjadi pada awal 2016 di facebook dengan latar belakang sesama pemain game online atau gamers.

“Kesehariannya mereka sebelumnya sebagai gamers, juga untuk dapat uang,” ujarnya.