Karena Alasan Kesehatan, Dua Calon Haji Dari Palas Gagal Berangkat ke Mekkah

%name Karena Alasan Kesehatan, Dua Calon Haji Dari Palas Gagal Berangkat ke MekkahPalas | Dari 288 jemaah calon haji dari Kabupaten Padang Lawas (Palas), sebanyak dua calhaj gagal berangkat ke tanah suci Mekkah, karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan calhaj untuk menunaikan ibadah haji. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Palas, Drs Sori Tua Harahap MM, dalam acara pelepasan jemaah calhaj oleh Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap ( TSO), di Lapangan Merdeka Sibuhuan, Senin (1/9).

” Pasangan suami istri ( Pasutri) calhaj dari kecamatan barumun tengah mengajukan pengunduran diri secara resmi kepada kantor kementerian agama, dengan menyatakan mengundurkan diri berangkat ketanah suci dengan alasan yang sangat kuat, bahwa faktor kondisi kesehatan, sehingga jumlah calhaj yang diberangkatkan berjumlah 286 orang,” kata Kakan Kemenag Palas dalam laporannya.

Pantuan dilokasi, sebelum dilakukan pelepasan, terlebih dulu gema azan dan takbir dikumandangkan dan selajutnya secara resmi dilepas Bupati bersama unsur Muspida Plus, ditandai dengan pengibaran bendera sebagai isyarat dilepaskannya sebanyak 9 bus  armada pengakutan calhaj yang mengangkut sebanyak 286 orang jemaah haji  bertolak dari daerah  yang dipusatkan dilapangan Merdeka Sibuhuan menuju Asrama Haji Medan. Dikesempatan itu Bupati juga memberikan tali asih bantuan dalam bentuk uang ” Rial ”  kepada seluruh calhaj sebagai bukti kepedulian pemerintah.

Bupati Palas H Ali Sutan Harahap dalam sambutannya menyampaikan, ucapan selamat jalan kepada dhuyufur rahman yang akan menuju tanah suci makkah. Semoga keberangkatan para jemaah calon haji mendapat petunjuk dari allah SWT, pemberangkatan calon haji sore hari ini merupakan salah satu agenda pemerintah, yang sangat tepat kita jadikan momen dalam rangka peningkatan ukhuwah islamiyah daintara sesama umat muslim di kabupaten Padang Lawas. Kegiatan ini juga merupakan tradisi setiap tahunnya dilaksanakan di bumi ” Serambi Makkah ” yang dikenal dengan julukan Palas.

Baca Juga :  FIFA Tunjuk Agum Gumelar Sebagai Ketua Komite Normalisasi

Lanjutnya, keberangkatan jemaah ini sebagai motivasi dalam membangkitkan perasaan konstruktif kepada kita semua untuk menjadi Dhuyufur Rahman (Calhaj) berikutnya. Karena keberangkatan saudara-saudara merupakan karunia Allah yang sangat besar nilainya, dimana jutaan ummat islam yang berkeinginan menunaikan rukun islam kelima, belum mendapat izin dari Allah SWT.

“Saya selaku kepala daerah kabupaten palas mengimbau kepada calhaj, dapat meningkatkan kesabaran dan keseimbangan psikologis selama menjalan ibadah di tanah suci mekkah, sehingga dengan kondisi arab saudi yang sangat panas saat ini, pada hakekatnya nanti dapat memicu dehidrasi, bukan menjadi kendala dalam melaksanakan rukun dan sunnah haji. Oleh karena itu, begitu tiba dimakkatul mukarromah nantinya, para jamaah harus banyak minum dan menjaga pola makan sesaui dengan petunjuk tim kesehatan haji,” ujarnya kepada seluruh Calhaj.

Pada kesempatan ini , tambah Bupati menjelaskan, kepada sanak keluarga dan kerabat calhaj bahwa pemerintah Pemkab Palas telah menganggarakan biaya transportasi bagi selruh calhaj sehingga keluraga pengantar tidak akan terlalu khawatir dalam mengantar keasrama haji Medan , demikian juga  hal penjemputan kepulangan jamaah haji , tidak perlu ke Medan , cukup dijemput dilapangan Merdeka Pasar Binanga , karena segala biaya telah diatur panitia dengan baik .

“Sesuai laporan kantor kementerian agama, bahwa jumlah jemaah haji yang diberangkatakan dari palas sebanyak 286 orang yang tergabung dalam kloter 2, isyallah akan berangkat, Rabu (3/9) ketanah suci makkah. Untuk tahun 2014 ini, jemaah haji termuda Yusni Maryati Siregar berusia 23 tahun berasal dari Desa Siolip, sedangkan jemaah haji tertua Mangaraja Iutan Hasibuan berusia 87 tahun berasal dari Desa Purbatua. Keduanya merupakan calhaj dari Kecamatan Barumun,” tukas  H Ali Sutan Harahap seraya melepas keberangkatan bus angkutan jemaah haji Palas.

Baca Juga :  Anggota DPD RI Parlindungan Purba : Pemko Harus Tegas Kontrol Harga Daging

Penulis : Sahat Gemayel Lubis

 

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*