1.000 Aparat Amankan Konser Bieber

1015153620X310 1.000 Aparat Amankan Konser BieberKOMPAS.com — Menyusul kabar yang menyebutkan bahwa konser Justin Bieber terancam batal karena terganjal izin konser, Berlian Entertainment, salah satu promotor konser Bieber, menegaskan bahwa konser penyanyi fenomenal itu tetap akan dilangsungkan sesuai jadwal.

Bieber akan menggelar konser di Indonesia, tepatnya di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/4/2011).

Project Director Berlian Entertainment Marcel Permadhi menegaskan, penyelenggara telah mengantongi izin dan melakukan koordinasi dengan kepolisian setempat serta pemiliki SICC, juga dengan pihak sponsor dalam menggelar konser nanti. “Koordinasi yang kami lakukan untuk menyambut artis muda yang fenomenal ini sudah sedemikian detail kepada semua pihak terkait, mulai dari kedatangan di bandara, persiapan konser, hingga saatnya Justin Bieber meninggalkan Jakarta,” ujar Marcel di fX Plaza, Senayan, Jakarta, Rabu (20/4/2011).

Dalam konser Bieber nanti, pihak penyelenggara, yakni Berlian Entertainment dan PT Asia Sports Development (ADS), Marygops Studio, Multivision, dan Mahkota Promotion, telah meminta pengamanan superketat dari aparat kepolisian. Total jumlah anggota pengamanan dengan melibatkan personel kepolisian, Brimob, TNI, dan masyarakat wilayah Sentul Selatan berjumlah 400 personel, dan ditambah dengan 600 sekuriti internal. “Total 1.000 personel keamanan. Jadi, perbandingannya itu satu banding sepuluh. Mungkin pengamanan terbesar konser di Tanah Air,” lanjut Marcel.

“Akan ada sekitar sepuluh personel tim Gegana yang nantinya akan menyisir dan berkeliling di sekitar lokasi pertunjukan,” terang Marcel lagi.

Baca Juga :  Johnny Depp Raup Honor Terbesar

Tidak hanya itu saja, pihak aparat keamanan juga akan mengerahkan enam anjing pelacak Gegana untuk pengamanan jalannya konser. “Seram sih, tapi ini dilakukan untuk keamanan dan permintaan dari pihak Bieber sendiri,” tutup Marcel.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*