10 Desa di Sipirok Tak Ada Bidan

Kondisi pelayanan di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) memprihatinkan. Sepuluh desa di kecamatan tersebut belum memiliki bidan desa. Akibatnya pelayanan kesehatan masih berjalan secara tradisional. Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Dano Marsabut dr Meini Basyariah kepada METRO Sabtu (30/4) mengatakan, dari 34 desa dan 6 kelurahan di Kecamatan Sipirok, atau wilayah kerja Puskesmas Dano Marsabut, masih ada 10 desa yang belum memiliki bides. Hal ini karena sebagian besar desa-desa tersebut sulit dijangkau dan berada di pelosok. “Pelayanan kesehatan pada warga terpaksa diperbantukan pada bides terdekat, dengan sesekali melakukan kunjungan. Namun kalau yang jaraknya masih sangat sulit dijangkau memang belum bisa kita jalankan program ke sana,” terang dr Meini.

Dikatakannya, saat ini di wilayah Kecamatan Sipirok ada 55 bides. Namun sebagian bides masih bertugas di dusun penempatannya semula. ”Memang ada 55 bides saat ini. Namun mereka amsih berada di dusun dimana semula ditempatkan sebelum status desa berubah jadi dusun,” tuturnya. Anggota Komisi IV DPRD Tapsel H Gunawan Siregar mengatakan, keberadaan tenaga kesehatan di tengah masyarakat sangat perlu untuk memberikan pelayanan kesehatan sekaligus memberikan penyuluhan pola hidup sehat agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan. Namun diakuinya, kebutuhan tenaga kesehatan di masyarakat terutama pelosok-pelosok belum terpenuhi. “Ke depan kita tetap berupaya mengingatkan pemerintah melalui dinas kesehatan agar ada program mengarah ke sana,” ucapnya. (ran/ara)

Baca Juga :  Jalan Menuju Hulu Batang Pane Memprihatinkan

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*