10 Pengobatan Flu Yang Dapat Anda Praktekkan di Rumah

Sadarkah Anda jika gejala flu dapat berasal dari demam, batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, nyeri, dan menggigil? Segalanya memang dapat diatasi dengan obat antivirus, namun bagaimanapun juga pengobatan sederhana buatan sendiri akan terasa lebih nikmat. Tak hanya itu pengobatan ‘pribadi’ ini pun telah terbukti dapat menghilangkan gejala flu yang Anda alami.

Menurut para ahli, berikut adalah 10 pengobatan flu yang dapat Anda praktekkan di rumah :

  • Minum
    Influenza dapat membuat Anda terserang dehidrasi, terutama jika Anda menderita demam disertai mual dan diare. Hal tersebut memastikan bahwa Anda membutuhkan asupan cairan yang lebih. Air putih, jus buah, soda dan makanan berelektrolit sangat dianjurkan untuk Anda konsumsi. Hindari minuman berkafein, karena kafein adalah diuretik, sedangkan teh herbal dan madu baik untuk penyembuhan sakit tenggorokan. Jangan pernah menyentuh alkohol sebagai jalan terakhir, karena alkohol akan membuat Anda mengantuk, dan flu tetap saja menetap.
  • Nikmatilah sup ayam
    Sejak dulu kala, dari generasi ke generasi, sup ayam telah dipercaya untuk menyembuhkan flu. Suatu penelitian yang dituangkan dalam jurnal Chest (2000) menjabarkan bahwa sup ayam dapat membantu meredakan gejala infeksi saluran pernapasan atas.
  • Dengarkan tubuh Anda ‘bicara’
    Jangan abaikan isyarat yang berasal dari tubuh Anda. Jangan mendesak tubuh untuk melakukan aktifitas yang sebenarnya tidak diinginkannya. Misalnya berolahraga disaat Anda memang perlu untuk menghabiskan waktu sepanjang hari di tempat tidur, dan sebaliknya. Isitrahat adalah cara terampuh untuk melawan infeksi. Perhatikan siklus tidur malam Anda, dan jangan memotongnya hingga membuat tubuh Anda tersiksa.
  • Melembabkan
    Menghirup udara lembab membantu meringankan hidung tersumbat dan sakit tenggorokan. Salah satu strategi yang efektif adalah dengan menikmati mandi uap beberapa kali sehari, atau sekedar menyalakan shower dan duduk di kamar mandi selama beberapa menit hanya untuk menghirup uap.
  • Mendirikan tenda
    Butuh cara cepat untuk membuka saluran udara tersumbat? Bawalah panci air mendidih, gantungkan handuk di atas kepala Anda, tutup mata Anda, sambil duduk di bawah tenda. Kemudian bernapaslah dalam-dalam melalui hidung Anda selama 30 detik. Menambahkan satu atau dua tetes minyak peppermint atau eucalyptus ke air untuk ekstra dahak juga dapat Anda coba. Ulangi sesering yang diperlukan untuk mengurangi penyumbatan.
  • Cobalah kompres hangat
    Letakkan kain hangat pada dahi dan hidung, karena kain hangat merupakan alat yang ampuh untuk meredakan sakit kepala atau sinus.
  • Lemon dan Madu
    Kombinasi Lemon hangat dan Madu merupakan salah satu pengobatan ala rumahan yang mujarab. Kandungan vitamin dari lemon dan madu serta kehangatannya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh kita, sekaligus memberi kelegaan pada daerah tenggorokan dan sinus kita.
  • Mengisap Permen
    Obat batuk tetes, permen tenggorokan, dan permen mint dapat sangat efektif mengurangi batuk atau sakit tenggorokan.
  • Berkumur Air Garam
    Berkumur dengan air garam membantu menyingkirkan lendir tebal yang dapat mengumpulkan di bagian belakang tenggorokan, terutama setelah Anda berbaring. Hal ini juga dapat membantu meringankan telinga tersumbat yakni membuka tabung eustachius.
  • Cobalah pengairan hidung
    Untuk mengurangi penyumbatan dan suara sengau, serta mengurangi risiko berkembangnya infeksi sinus, beberapa dokter menyarankan untuk melakukan pengairan hidung. Anda dapat menuangkan air garam ke dalam satu lubang hidung dan biarkan membersihkan hidung Anda. Anda dapat membuat larutan garam dengan menyampurkan garam dan air hangat.
  • Pergunakan jasa ‘pengasuh’
    Pengasuh atau seorang teman memang tidak dapat menurunkan suhu tubuh Anda dan mengobati sakit tenggorokan Anda, namun kehadiran mereka dapat menghibur dan membantu Anda di saat-saat tertentu. Terima tawaran jika ada orang-orang yang menawarkan untuk merawat Anda.
Baca Juga :  3 Makanan Sehat Ini Bantu Merawat Jantung

Sumber: meetdoctor.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*