101 Siswa Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) Ikut Olimpiade Sains Di Medan dan Bogor

TAPSEL- Belum lama ini Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) mengirim 101 siswanya untuk mengikuti olimpiade sains di Medan dan Bogor. Kegiatan ini sudah menjadi kalender tetap untuk diikuti PDM setiap tahunnya.
Di Medan, ujar penanggung jawab olimpiade PDM, Ahmad Suhaili Pulungan SPd kepada METRO, Minggu (13/11), pada tanggal 9-12 lalu, tim PDM sebanyak 57 siswa/i bertanding pada Methodist 2 Education Expo 2011, sedangkan di Bogor tim PDM sebanyak 44 siswa/i akan mengikuti pertandingan Pesta Sains 2011 di IPB Bogor sejak tanggal 9-17 Nopember 2011.

Dimana, terang Ahmad Suhaili, untuk pertandingan sains Methodist 2 Education Expo 2011 di Medan, 57 peserta dari PDM mengikuti 6 cabang pertandingan yakni Fisika, Matematika, Biologi, Kimia, Bahasa Inggris dan Ekonomi, sedangkan untuk Pesta Sains di IPB Bogor PDM mengikuti 7 cabang pertandingan, yakni Matematika Ria, Fisika, Programming Competition, Lomba Jejak Pendapat Statistik, Chemistry Challenge, Lomba Cepat Tepat Biologi dan Meteorology interaktif.

Dimana, tim ke Medan berangkat menggunakan taksi, sementara keberangkatan tim ke IPB Bogor menggunakan pesawat udara melalui bandara internasional Minangkabau Padang.

Semua tim olimpiade pesantren yang berada di Desa Sidapdap-Simanosor ini merupakan orang-orang yang sudah dibekali pengetahuan di bidangnya masing-masing. Hal ini dilakukan karena lawan yang akan dihadapi adalah lawan-lawan tangguh dari seluruh Indonesia khususnya di IPB Bogor.

Baca Juga :  Jalan Angkola Timur Tapsel Longsor

”Kami datang untuk menang, Insya Allah,” kata Fajra Insani Kudadiri salah seorang peserta PDM yang mengikuti kompetisi fisika.

“Saya pikir persiapan untuk mengikuti pertandingan sains baik di Medan dan di Bogor sudah maksimal,” tambah Ahmad Suhaili Pulungan SPd.

Sedangkan menurut Kasek Madrasah Aliyah (MA) PDM, Husnil Walad SSos, prestasi yang diraih para siswa nantinya tergantung pada kecermatan dan keberuntungan dari siswa/siswi.

”Mudah-mudahan anak-anak akan pulang membawa hasil tahun ini,” ditimpali Kasek MTs PDM, Ali Ibrahim Siregar SPd.
Dalam rangka mensukseskan pertandingan olimpiade baik yang ada di Medan maupun yang di IPB Bogor, maka seluruh civitas akademika PDM diharapkan berdoa selama pertandingan berlangsung.

”Kita membawa nama sekolah, nama kabupaten, nama propinsi dan bahkan nama agama. Oleh karena itu marilah kita selipkan doa untuk kesuksesan team olimpiade kita yang sedang bertanding,” tutur Ketum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) selaku Badan pengelola PDM, H Jafar Syahbuddin Ritonga SE MBA melalui telepon selularnya.
Untuk memperlancar segala kebutuhan tim olimpiade ini, ungkap pria yang sedang mengikuti perkuliahan S3 di USM ini, maka PDM mengirim lima orang guru pendamping yang mengawasi tim di Medan. Sementara untuk mendampingi tim di IPB Bogor, empat orang guru pendamping yang diutus. (neo/mer)

Metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Kerugian banjir Ranto Baek Rp2,5 M

5 Komentar

  1. Terima Kasih atas komentarnya. Kami berbeda dengan SMK maupun STM dan SMU Plus, karena kami adalah sekolah pesantren berlandaskan Islamic Modern jadi jgn ada perbedaan maupun disamakan dengan sekolah lainnya. Kami hanya ingin berpartisipasi dan berkompetisi di setiap perlombaan agar bisa merangsang anak-anak kami dalam hal pendidikan yang telah mereka dapat di pesantren darul mursyid.

  2. Ya upaya ini mari kita dukung dan doakan bersama agar bisa mengangkat nama baik nama Daerah, hanya kalau boleh usul…..alangkah bagusnya pengikutsertakan team ini janganlah membawa unsur SARA tapi lebih pada jiwa team membawa nama sekolah, nama daerah asal usulnya. Nama Team boleh saja membawa unsur SARA tapi dalam jiwa semangat kebersamaan alangkah itu lebih mengedepankan semangat nama sekolah untuk keharuman asal usul daerah saja…. karena begitu nama Daerah dibawa maka dalam hal itu mencakup berbagai unsur komponem masyarakat yang perlu kita jaga satu kesatuannya bernegara dan berbangsa.

    Bravo dan semoga berhasil…

  3. MEMANG DARULMURSYID PRESTASI MENJULANG DIBIDANG UMUM, SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN AGAMA APA SIH PRESTASINYA, KALAU YG UMUM DAH BANYAK SMA PLUS, MENDING PESANTREN INI DIROBAH AJA JADI SMK ATAU STM AJA SEKALIAN HE…HE…HE…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*