12 Kecamatan se Tapsel Terima Rp18,5 Milliar Dana PNPM

Kamis, 05 November 2009 – www.metrosiantar.com

Bupati Tapsel, Ongku P Hasibuan menyerahkan secara simbolis dana PNPM TA 2009 kepada 12 Kecamatan se-Tapsel

TAPSEL-METRO; Sebanyak 12 kecamatan se-Kabupaten Tapanuli Selatan, menerima dana program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri pedesaan atau PNPM-MP untuk tahun ini, sekitar Rp18,5 miliar. Dana PNPM-MP tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tapsel, Ongku P Hasibuan, di Asrama Haji Sihitang, Kota Padangsidimpuan, Rabu (4/11), kepada masing-masing perwakilan unit pelaksana kegiatan.

Kepala badan pemberdayaan masyarakat desa (Kaban PMD) Tapsel, Drs H Rustam Efendi Hasibuan MM, dalam laporannya mengatakan, untuk tahun 2009 ini Tapsel mendapatkan dana PNPM dari APBN sebesar Rp14,28 miliar dan dari APBD Tapsel sebesar Rp3,52 milliar. Maka jumlah keseluruhan sebesar Rp18 miliar yang di peruntukkan untuk pembangunan di pedesaan di 12 kecamatan yang ada di Tapsel.

Dikatakannya, sejauh ini program pemerintah pusat ini sudah berjalan dengan baik di lapangan. Di mana pekerjaanya dan bahan materialnya langsung ditangani sendiri oleh masyarakat itu sendiri dan hasil dari pekerjaan itu sendiri seperti jalan, MCK dan lain sebagainya sangat baik dan keuntungannya dapat di rasakan langsung oleh masyarakat itu sendiri.

Sementara itu Bupati Tapsel, Ongku P Hasibuan, dalam sambutannya mengatakan, sebelumnya di tahun 2005 lalu dirinya pernah mengusulkan program yang hampir serupa dengan PNPM ini. Namun, pada saat itu terobosan tersebut ditentang oleh para kontraktor, padahal yang nantinya dimasukkan dalam program tersebut adalah untuk pembangunan yang berskala sedang saja ataupun yang bisa dikerjakan secara mandiri oleh masyarakat seperti jalan di desa, MCK, rehab sekolah dan lainnya.

Baca Juga :  Khawatir Aksara Mandailing Punah, Aplikasi Anroid Direalise.

Pada tahun 2007 lalu program PNPM dicetuskan oleh pemerintah pusat, dirinya melihat program ini keuntungan dan hasilnya benar-benar langsung dapat dirasakan oleh masyarakat itu sendiri.

Untuk itu di tahun 2009 ini, dirinya akan kembali mengusulkan program yang mirip dengan PNPM ini kepada DPRD Tapsel, seperti yang sudah pernah diusulkan pada tahun 2005 lalu. Bupati juga berencana akan memplot anggaran sebesar 30 persen dari APBD Tapsel untuk program ini, sehingga nantinya pembangunan di pedesaan akan semakin cepat dengan hasil yang jauh lebih memuaskan ketimbang dikerjakan oleh kontraktor yang jelas-jelas dalam pekerjaan tersebut harus mengambil keuntungan demi peningkatan percepatan pembangunan di pedesaan.

Wakil Ketua DPRD Tapsel, Hasbin Sitompul, dalam acara penyerahan dana PNPM tersebut kepada UPK 12 kecamatan yang dirangkai dengan seminar lokakarya antara DPRD, Pemkab Tapsel, fasilitator Teknik (FT) PNPM Tapsel ini mengingatkan kepada penerima untuk benar-benar menggunakan dana tersebut untuk pembangunan di desa masing-masing.

Adapun rincian dana yang diterima oleh setiap UPK kecamatan yakni, UPK Kecamatan Aek Bilah Rp2 miliar, Angkola Barat Rp2 miliar, Angkola Selatan Rp2 miliar, Angkola Timur Rp2 miliar, Arse Rp900 juta, Batang Angkola Rp900 juta, Batang Toru Rp2 miliar, Marancar Rp900 juta, Muara Batang Toru Rp900 juta, Saipar Dolok Hole (SDH) Rp2 miliar, Sayurmatinggi Rp2 miliar dan Sipirok Rp900 juta dengan total dana sekitar Rp18,5 milliar.

Baca Juga :  Penempatan Pengurus KUD Serba Guna sebagai Perambah Hutan Dinilai Keliru

Hadir dalam kesempatan penyerahan dana PNPM yang dirangkai dengan seminar lokakarya tersebut dengan nara sumber, perwakilan Bank Dunia, Feer Rasmussen, Kepala Bappeda, Riswan Daulay, Kepala PMD, Rustam Efendi Hasibuan, Afwan Hasibuan, FT Pemkab Tapsel, Darman, FT Keuangan, Anthony Raymond Bancin FT Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) juga di hadiri  12 camat, anggota DPRD Tapsel, pejabat teras Pemkab Tapsel dan 12 UPK dari 12 kecamatan se-Tapsel. (phn)

link: https://apakabarsidimpuan.com/2009/11/12-kecamatan-se-tapsel-terima-rp185-milliar-dana-pnpm/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Pengguaan Dana PNPM ini perlu diawasi penggunannya sehingga tidak ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan untuk kepentingan pribadi, khususnya yang terlibat dalam hal penyaluran dana ini mulai dari Kecamatan hingga ke Pedesaan.
    Untuk Dana PNPM di Kecamatan Marancar menurut informasi masyarakat digunakan untuk kepentingan sarana prasarana Jalan dengan aturan-aturan yang telah dibuat dengan Koordinasi dari Pihak Kecamatan. Masyarakat berharap Pengawas dari pihak Pemda TK. I dan Pihak TK. II bisa mengawasi penggunaan dana PNPM ini sehingga tidak tersangkut KKN yang nantinya dapat merusak Citra program Pemerintah yang cukup baik ini.

    Horas..
    Fs

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*