12 Oktober 2012 – Ribuan Warga Kalsel Akan Datangi Istana Merdeka

Ribuan warga Kalsel yang tergabung dalam Forum Peduli Banua (FPB) pada tanggal 12 Oktober 2012 akan menggelar aksi damai di Bundaran Hotel Indonesia hingga depan Istana Merdeka. Menurut koordinator aksi FPB Surya Fermana Adimansyah aksi damai itu dilakukan untuk menyampaikan petisi kepada pemerintah pusat, khususnya kepada BPK dan KPK.

“Petisi yang akan kami sampaikan diantaranya mendesak BPK dan KPK untuk melakukan audit investigasi pembangunan PLTU Asam-Asam yang tidak kunjung selesai dan telah melampaui deadline selama satu tahun,” kata Surya di Jakarta, Kamis (11/10/2012).

Menurut Staf ahli DPR RI itu pemenuhan energi listrik untuk daerah Kalsel tidak sepadan dengan produksi bahan baku yang dihasilkan. Karena lebih dari 73 persen produksi batubara di Kalsel dipasok untuk kebutuhan luar negeri, sisanya yaitu 27 persen hingga 29 persen digunakan untuk kebutuhan dalam negeri, sebagian besar memasok konsumsi energy dan industri di Jawa, sisanya untuk Sumatera, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan itu sendiri.

Atas dasar itu FPB mendesak pemerintah pusat untuk lebih peduli akan kebutuhan energi di Kalsel.

“Kami berharap dengan adanya aksi di Bundaran Hotel Indonesia dan di depan Istana Merdeka pemerintah pusat, Presiden bisa lebih proaktif dalam kasus pemenuhan energi di daerah Kalsel dan khususnya kepada BPK dan KPK juga bisa segera mengaudit pembangunan PLTU Asam-Asam,” tegas Surya. (PR)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  KRI Dewa Ruci Diganti Tahun Ini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*