12 Ribu Batang Ganja Ditemukan

www.metrosiantar.com

Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan menunjukkan batang ganja saat di lokasi penemuan ladang ganja.

3 Ha Ladang Ganja Disisir
MADINA-METRO; Kepolisian Resort (Polres) Mandailing Natal (Madina) menemukan ladang ganja seluas tiga hektare (Ha) yang ditanami 12 ribu tanaman ganja, hasil dari operasi penyisiran di perbukitan Tor Sihite, Desa Hutabangun, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, Rabu (21/4). Penemuan ladang ganja tersebut berdasarkan laporan warga Hutabangun.

Ladang ganja yang ditemukan tersebut berada di empat titik yang berbeda tetapi tetap di wilayah Desa Hutabangun tepatnya di perbukitan Tor Sihite. Penemuan ladang ganja tersebut sama dengan tempat penemuan ladang yang sama beberapa pekan terakhir.

Informasi dihimpun METRO di Mapolres Madina menyebutkan, dari penelusuran yang dilakukan personel Satuan Narkoba Polres Madina di lokasi menyebutkan, di kawasan tersebut ditemukan 12 ribu batang ganja yang diprediksi berumur 3-6 bulan. Akibat sulitnya akses menuju ladang ganja, karena harus melewati hutan dan tebing-tebing serta jurang, usai berkoordinasi dengan Poldasu, dari 12 ribu batang ganja yang ditemukan itu, sebanyak 7.000 batang ganja di antaranya dimusnahkan dengan cara dibakar. Sedangkan 5 ribu batang lagi diangkut ke Mapolres Madina guna kepentingan penyidikan.

Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk yang dihubungi METRO, Jumat (23/4), membenarkan penemuan ladang ganja seluas tiga hektare dan berada di empat titik di wilayah perbukitan Tor Sihite. “Kita langsung berangkat dari Mapolres Rabu (21/4) lalu sekira pukul 05.00 WIB pagi ke lokasi, dan tiba di Mapolres lagi pada pukul 20.30 WIB,” ujarnya.

Baca Juga :  Montezemolo: Hapus Nama F1

Hirbak menuturkan, untuk memberantas peredaran ganja, Polres Madina sudah melakukan berbagai upaya, karena pemberantasan barang haram atau narkoba tersebut merupakan prioritas Polri.

“Kita telah melakukan beberapa upaya, dan mungkin kita juga perlu melakukan sosialisasi hukum kepada masyarakat supaya menghindari hal ini,” tuturnya.

Kasat Narkoba Iptu E Banjarnahor menambahkan, penemuan ladang ganja tersebut berdasarkan laporan dari sejumlah masyarakat yang menyebutkan di Tor Sihite, sekitar Desa Hutabangun terdapat ladang ganja. Mendapat laporan berharga tersebut, Polres Madina langsung menyusun tim untuk berangkat ke lokasi sesuai dengan informasi masyarakat, Rabu (21/4).

“Kita menemukan ladang ganja di empak titik di perbukitan Tor Sihite, Desa Hutabangun. Di empak titik ini kita mengamankan 12 ribu batang ganja. Mengingat lokasinya sangat sulit dilalui, kita hanya membawa 5 ribu batang dan selebihnya kita bakar di lokasi. Di samping penemuan ladang ganja, kita juga menemukan 1 pucuk senjata api rakitan yang ditemukan di pondok yang di duga pondok tersangka. Hingga saat ini kita belum menemukan tersangka dan masih dalam penyelidikan,” terangnya. (mag-02)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*