13 Agen Perjalanan dari Uni Eropa Kunjungi Samosir

Samosir, (Analisa). Sebanyak 13 perusahaan travel agent (agen perjalanan) dari Uni Eropa menggelar pertemuan dengan Pemkab Samosir, Jumat (26/3) di Hotel Toledo Tuktuk Siadong, Simanindo.

Kedatangan ke 13 pengusaha travel ini disambut oleh Bupati Samosir Ir Mangindar Simbolon didampingi Kepala Dinas Pariwisata Drs Ombang Siboro.

Kepada Analisa, Kepala Dinas Pariwisata Ombang Siboro menyampaikan, pertemuan dengan para pengusaha travel agent dari Eropa merupakan dukungan Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam mensukseskan Samosir Tahun Kunjungan 2015.

“Pertemuan ini sangat berarti bagi kami dalam hal ini Pemkab Samosir, sebab kami berharap, para travel agent yang ada di Eropa bisa mempromosikan atau langsung mengorganisir kedatangan para wisatawan ke Pulau Samosir,” katanya.

Ombang juga menambahkan, dalam pertemuan tersebut, para travel agent dari Eropa berkomitmen untuk mempromosikan keindahan Pulau Samosir ke berbagai negara seperti Inggris, Jerman, Spanyol, Belanda hingga Rusia.

Sehingga, selain pemerintah,para pengusaha hotel yang ada di Samosir juga dilibatkan dalam pertemuan dengan para pengusaha travel.

“Para pengusaha hotel dan restoran yang ada di Samosir juga kami libatkan. Supaya kami semua satu persepsi dalam mengembangkan potensi pariwisata di Samosir,” tambahnya.

Di akhir acara, Pemkab Samosir sendiri menyerahkan berbagai souvenir wisata kepada para pengusaha travel agent, seperti penyerahan ulos, alat-alat tradisional batak hingga jamuan makan malam.

Baca Juga :  Sertijab Kepala Sekolah Baru SMK Negeri 1 Aek Nabara Barumun

Sekadar mengingatkan, Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho telah mencanangkan Tahun Kunjungan Wisata Samosir 2014-2015.

“Pencanangan Tahun Kunjungan Wisata Samosir dinilai sebagai momen yang tepat pada puncak Perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Samosir ke-10,” katanya belum lama ini.

Menurut Gatot, pencanangan diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata Samosir.

Gubernur mengingatkan, ada dua kunci sukses untuk menarik wisatawan datang ke Danau Toba dan obyek wisata lainnya di Samosir yaitu pembangunan infrastruktur sosial budaya dan infrastruktur kepariwisataan. Infrastruktur budaya menentukan kepuasan wisatawan. (fra)  

SUmber: analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Danau toba bagus, tapi sarana penunjang selain keberadaan hotel sangat minim…. tempat-tempat bermain untuk anak-anak masih kurang. Kunjungan ke danau toba hanya menikmati keindahan Danau Toba dan paling juga mengunjungi tempat2 sejarah budaya batak. Sarana lainnya masih kurang, apalagi tentang Transportasi yang sangat berliku-liku dan beberapa jam dari Kuala Namu/Medan. Harusnya pemerintah ikut terlibat juga dalam hal peningkatan pelayanan masyarakat dalam hal memperlakukan turis, misalkan dalam hal sewa Speedbood. Karena secara umum Danau toba memberikan nuasa alam yang Indah dan umumnya dapat dinikmati di dalam Danau Toba itu sendiri, harusnya penyeaan seperti Speed bood lebih terjangkau. Sehingga kegiatan-kegiatan speedbood bisa menambah daya tarik tersendiri kalau ke Danau Toba. Memang sih, transportasi Lautnya cukup bagus dan sangat terjangkau, tetapi untuk sarana menikmati danau toba dibidang lain, masih sangat mahal bagi sebagian orang yang datang ke Danau Toba

    Kalau masalah trasnportasi, mudah-mudahan dengan kehadiran Bupati TAPUT yang baru, Bandara Silangit dapat segera mengatasi masalahnya untuk memperlebar Landasaan dan sarana lainnya sehingga bandara Silangit ini yang menjadi bandara yang paling dekat, dapat dan layak menjadi tempat pintu masuknya Parawisata dari Luar Tapanuli termasuk dari Luar Negeri.
    Hoas…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*