130 Surat Suara Sidimpuan Rusak, Dimusnahkan Sebelum Pileg

SIDIMPUAN – Sesuai rekapitulasi sortir yang didapat pihak KPU Kota Psp, ditemukan 130 surat suara yang mengalami kerusakan dan rata-rata disebabkan sobek maupun koyak.

Kepada METRO, Kamis (27/4), Ketua KPU Psp Ahmad Rasid SPd melalui Komisioner Divisi Logistik HR Ranto Siregar SAg MSi menjelaskan, dari penyelesaian pensortiran dan pelipatan surat suara yang dikerjakan oleh pihak ketiga, yaitu pada 20 Maret lalu, ditemukan 130 surat suara yang mengalami kerusakan dan kebanyakan berbentuk sobekan atau koyak pada bagian tengah kertas yang seharusnya akan dicoblos pada 9 April mendatang.

“Ya, pengerjaan pelipatan surat suara baru selesai dikerjakan pada 20 Maret. Dan setelah disortir dan direkapitulasi, kita menemukan 130 lembar surat suara yang rusak,” tukas Ranto.

Dijelaskannya lagi, dari jumlah tersebut, sebanyak 25 lembar adalah surat suara DPR-RI, DPD 19 lembar, DPRD Provinsi 8 lembar dan DPRD Kota 78 lembar. Dengan adanya kerusakan surat suara itu, KPU akan melakukan pemusnahan surat suara yang rusak, sebelum Pileg dimulai.

“Sudah ada surat edaran yang kita terima dari KPU pusat. Nantinya sebelum dimulainya Pileg, seluruh surat suara yang rusak maupun berlebih akan kita musnahkan dengan disaksikan pihak terkait, baik itu kepolisian maupun Panwaslu,” ucapnya.

Dan mengenai adanya penambahan atas surat suara yang rusak tersebut, Ranto menegaskan bahwa hal itu tidak ada sama sekali. Sebab, surat suara yang rusak tersebut adalah hasil lebih setelah dilakukan sortir sesuai dengan kebutuhan Pileg nantinya.

Baca Juga :  Harga Sawit dan Karet Turun, Petani di Padang Lawas Terpukul

“Kalau untuk diganti tidak ada. Sebab jumlah surat suara yang rusak tersebut adalah kelebihan dari jumlah surat suara yang kita butuhkan. Pastinya semuanya itu nanti akan kita musnahkan,” tegasnya. (yza)

(Metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*