132 Desa Kab. Palas akan Gelar Pilkades 2010

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMD) Kabupaten Padang Lawas (Palas) melaksanakan santiaji, terhadap 132 desa se-abupaten Palas yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2010 di Aula Gedung Nasional Sibuhuan, Rabu (4/8).

Sesuai dengan Keputusan Bupati Palas Basyrah Lubis, SH nomor 141/253/2010 tentang Penetapan Desa-Desa yang menyelenggarakan pilkades sebelumnya terdiri dari 38 kepala desa (kades) yang sudah habis masa jabatan, 2 kades no tugas, 32 kades surat penugasan camat, dan 60 kades berstatus caretaker.

Pelaksanaan pilkades sesuai dengan Peraturan Bupati Palas Nomor 14 Tahun 2010 tentang Teknis Pelaksanaan Pemilihan, Penetapan, Pemberhentian Sementara dan Pemberhentian Kades dalam Daerah Kabupaten Palas.

Terkait dengan pencalonan dan pilkades, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) membentuk panitia pemilihan yang melibatkan unsur perangkat desa, tokoh masyarakat, lembaga masyarakat, LKMD, RW, karang taruna, dan PKK.

Masyarakat yang berhak untuk memilih antara lain, penduduk desa yang berwarga negara Republik Indonesia, terdaftar sebagai penduduk desa yang bersangkutan secara sah sekurang-kurangnya enam  bulan tidak terputus-putus, mencapai usia 17 tahun ataupun telah menikah, tidak sedang dicabut hak memilihnya berdasarkan keputusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum, dan tidak pernah terlibat langsung dalam kegiatan pengkhianatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan UUD 1945.

Kaban PMD Palas Maradoli Hasibuan, SSos dalam sosialisasinya di hadapan panitia pilkades mengatakan, calon kades yang akan dipilih harus penduduk desa yang berwarga negara Republik Indonesia, pegawai negeri sipil (PNS) yang mencalonkan diri sebagai kades harus memenuhi persyaratan dan memiliki persetujuan dari atasannya, dan bagi PNS yang terpilih dan diangkat menjadi kades terhitung mulai tanggal pelantikan sebagai kades harus menyesuaikan dengan ketentuan dan peraturan bupati.

Baca Juga :  Proyek 2008 Dishubprovsu di Bandara Aek Godang disidik

Disebutkannya, tata cara pencalonan kades diajukan secara tertulis kepada panitia pemilihan dilengkapi dengan persyaratan berkas, kemudian panitia pilkades akan menjaring yang bakal calon kades usai meneliti secara administratif  dengan tujuan untuk menghindari tuntutan di kemudian hari seperti masalah umur dan ijazah.

“Jadwal pengumuman dan pendaftaran dimulai Selasa hingga Selasa (10-17/8), pendaftaran pemilih sementara pada Rabu hingga Rabu (18/8-1/9) dan pendaftaran pemilih tetap Kamis hingga Kamis (2-16/8),” jelasnya.

Sumber: http://batakpos-online.com/content/view/16018/42/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*