15 Anggota Legislatif Minta Ketua DPRD Sidimpuan Mundur

P. Sidimpuan, (Analisa). Sebanyak 15 anggota DPRD Kota Padangsidimpuan mengajukan mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Aswar Syamsi yang dituangkan melalui surat resmi dan diserahkan dalam sidang paripurna pembahasan KUA-PPAS di Gedung DPRD P. Sidimpuan, Jumat (19/8).

Adapun ke-15 anggota DPRD tersebut masing-masing, Erwin Nasution dan Syahrun Harahap dari PAN, Sopian Harahap dari Partai Republikan, Soritaon Siregar dari PSI, Siti Hawani Harahap dari PKPB, Henny Herlina dan Ariyanto Harahap dari partai Hanura, Hj Hamidah Batubara dan Anwar Panjaitan dari Partai Golkar, Ashari Harahap dari PDP, Hamdani Nasution dari PBR, M Isnandar Nasution dari PKB, Anggara Muda Sakti dari PPP, Rika Hannum Nasution dan Darwin Harahap dari PD.

Sementara dasar pegajuan surat mosi tidak percaya yang diserahkan Syahrun Harahap langsung kepada Ketua DPRD P. Sidimpuan beserta pimpinan dewan lainnya itu adalah, ketidakmampuan menyusun rencana kerja antarpimpinan DPRD atau pembagian tugas.

Ketidakmampuan Ketua DPRD dalam melakukan koordinasi dalam upaya mensinergikan pelaksanaan agenda dan materi kegiatan DPRD P. Sidimpuan.

Tidak mampu mengayomi kepentingan anggota DPRD baik alat kelengkapan dewan maupun fraksi diantaranya dalam setiap kegiatan pertanyaan yang diajukan anggota DPRD kepada eksekutif justru dijawab oleh Ketua DPRD bukan oleh eksekutif, sehingga kesannya Ketua DPRD lebih eksekutif dari eksekutif itu sendiri.

Selanjutnya, ketidakmampuan dalam melakukan konsultasi dengan kepala daerah dan pimpinan lembaga atau instansi lainnya dan ketidakadanya kepercayaan ketua DPRD terhadap pansus-pansus yang dibentuk berdasarkan rapat paripurna.

Baca Juga :  Kejati Sumut Kirim Data Ke BPKP Sumut Soal Dugaan Korupsi Palas

“Dia tidak mampu menjalankan tugas sebagai ketua DPRD sesuai dengan UU nomor 27 tahun 2009 tentang susduk dan pp nomor 16 tahun 2010 tentang tatib DPRD P. Sidimpuan. Makanya kita mengajukan mosi tidak percaya dengan harapan ada perubahan lebih baik di DPRD. Kita berharap Partai Demokrat sebagai partai pengusung untuk mengganti Ketua DPRD Sidimpuan, ” ujar mereka.

Terpisah, Ketua DPC PD Kota P. Sidimpuan kepada Analisa menanggapi aksi mosi tidak percaya tersebut mengatakan, bahwa dirinya harus berdiri tidak sebagai pembela ataupun pendukung dari kedua belah pihak, tetapi netral dan akan menelaah serta mempelajarinya terlebih dahulu.

“Pastinya persoalan ini akan kita bicarakan dan bahas ditingkat internal partai kami, apa yang mereka sampaikan kita tampung dan akan kita tindaklanjuti, tetapi kita akan netral dalam persoalan ini,” terangnya. (hih)

www.analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*