15 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Mina

Hingga Kamis malam kemarin, sejumlah 15 orang jemaah haji meninggal di Mina, 11 orang di antaranya meninggal di dalam pemondokan.

Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) mencatat penyebab kematian sebagian besar jemaah adalah faktor kelelahan dan serangan jantung. Menurut Kepala Sanitasi dan Survailence BPHI di Mina, Zainal Ilyas, para anggota jemaah tersebut juga masuk dalam kelompok risiko tinggi.

“Sebelas jemaah wafat di pemondokan, dua dalam perjalanan dan dua wafat di rumah sakit Arab Saudi,” kata Kepala Sanitasi dan Survailence BPHI di Mina, Zainal Ilyas, seperti dikutip laman Kementerian Agama hari ini.

Zainal mengatakan ada 68 jemaah yang dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi, sedangkan yang dibawa ke BPHI mencapai 751 pasien sejak hari pertama Mina pada Selasa lalu.

“Tapi sebagian besar pasien dirujuk ke rumah sakit dan juga sudah banyak yang sembuh. Sekarang di BPHI hanya tinggal 17 orang,” kata dia.

Jemaah terakhir yang wafat adalah Samiarso Tasikin. Jemaah asal kelompok terbang 10 embarkasi Solo ini wafat dalam usia 54 tahun. Samiarso wafat di pemondokan akibat serangan jantung. Dengan demikian hingga kemarin toal jemaah haji Indonesia yang meninggal di Tanah Suci menjadi 147 orang.(Tempo Interaktif)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Pdt. Sihombing Ditusuk di Perut Kanan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*