15 Polres di Sumut optimalkan operasi Sikat Toba 2009 selama sebulan penuh (dimulai Kamis 19-Nov hingga Sabtu 20-Des)

19 Nov 2009 – Waspada

MEDAN – Sebanyak 15 dari 26 Polres di jajaran Poldasu, melakukan operasi Sikat Toba 2009. Hal itu dilakukan karena ke 15 Polres/Poltabes Medan dinilai lebih rawan tindak kriminal dibanding polres lainnya.

Ke 15 Polres tersebut adalah Poltabes Medan, Polres Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Belawan, Polresta Binjai, Polres Langkat, Polres Deli Serdang , Polresta Pematangsiantar, Polres Simalungun, Polresta Tebing Tinggi, Polres Labuhanbatu, Polres Tanjung Balai, Polres Asahan, Polres Serdang Bedagai, Polres Tapanuli Tengah, Polres Tapanuli Utara dan Polres Tapanuli Selatan.

“Dari 26 Polres di Sumut, 15 diantaranya diprioritaskan melaksanakan Operasi Sikat Toba 2009 ini. Sedangkan Polres lainnya sebagai imbangan,” kata Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol. Baharudin kepada Waspada Online, Kamis (19/11).

Baharudin menegaskan, alasan ke 15 Polres ini menjadi prioritas dalam melaksanakan Operasi Sikat Toba 2009 karena tindakan kriminal meningkat dibanding Polres lainnya.

Sedangkan sasaran dari Operasi Sikat Toba 2009 ini yakni tindakan kejahatan jalanan yang selama ini membuat masyarakat resah seperti halnya pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), Pencurian kenderaan bermotor (Curanmor) dan tindakan kejahatan jalanan lainnya.

Operasi Sikat Toba 2009 ini akan digelar selama sebulan penuh, dimulai Kamis 19/11 hingga Sabtu (20/12). Tujuan dari Operasi Sikat Toba 2009 ini sebagai persiapan menjelang Natal dan Tahun Baru 2010. “Tujuan dari Operasi ini untuk memantapkan dan menjaga kondusif suasana keamanan menjelang Natal dan Tahun Baru nanti,” tandasnya. (dat07/wol-mdn)

Baca Juga :  Petani Sambut Baik Program Jides - Diharapkan Bantu Peningkatan Pertanian

PostLink: https://apakabarsidimpuan.com/2009/11/15-polres-di-sumut-optimalkan-operasi-sikat-toba-2009/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*