Tak Punya AK 47, TNI AD Bantah Terkait Perampokan di CIMB Niaga Medan

Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD) membantah ada anggotanya yang terlibat dalam perampokan berdarah di Bank CIMB Niaga Aksara, Medan, Sumut beberapa waktu lalu. Salah satu alasan yang muncul, TNI tidak memiliki senjata AK-47.

“Sudah jelas, senjata yang kita miliki adalah SS 1. kayak kemarin perampok ada yang pakai AK 47, jelas kita tidak punya,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen S Widjanarko, dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (27/8/2010).

Menurut dia, aturan penggunaan senjata api di lingkungan Angkatan Darat terbilang ketat. Setiap senjata yang keluar masuk gudang, harus diregistrasi. Sehingga setiap senjata diketahui digunakan oleh siapa dan dalam tugas apa.

“Seperti saat latihan patroli dicek senjata, diregistrasi. Nanti senjata dibersihkan, baru masuk gudang. Begitu pula saat akan dikeluarkan. Jadi sangat ketat,” urainya.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa para perampok besenjata yang menyatroni Bank CIMB Niaga adalah personel TNI/Pori. Hal itu terlihat dari senjata organik yang digunakan para pelaku dan kepiawaian dalam memegang senjata yang digunakan untuk merampok.

Namun demikian, tudingan tersebut di tepis Mabes Polri. Senjata yang digunakan perampok diduga sisa-sisa logistik gerakan saparatis Aceh. Polri juga mengkonfirmasi bahwa senjata yang digunakan adalah AK 46.

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2010/08/27/212550/1429859/10/tak-punya-ak-47-tni-ad-bantah-terkait-perampokan-di-cimb-niaga-medan?991102605

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Dugaan Pedagang Pasar Inpres Kota Pinang - Sengaja Dibakar, Bupati Diusir

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*