164 Napi Lapas Salambue Dapat Remisi HUT RI

PADANGSIDIMPUAN – Sebanyak 164 narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salambue,Kota Pa-dangsidimpuan, memperoleh remisi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-55 Kemerdekaan Indonesia.

Sementara 21 orang lagi dalam proses pengusulan. Kepala Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Salambue Aliandi mengatakan, penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor W2.PK.01.01.02-35-45 tanggal 1 Agustus 2011. Seluruh napi yang mendapatkan remisi sudah memenuhi kriteria sesuai dengan ketentuan yang berlaku seperti, berkelakukan baik dan disiplin.

Khusus untuk napi kasus narkoba, korupsi, dan kejahatan trafficking, harus menjalani hukuman 1/3 dari pidana pokok. “Bagi tersangka korupsi di bawah Rp1miliar, maka yang bersangkutan tidak harus menjalankan 1/3 dari pidana pokoknya,” ungkapnya kepada SINDO,kemarin.

Lebih lanjut dia mengatakan, maksimal remisi yang didapatkan para napi selama enam bulan, sedangkan yang lainnya bervariasi.Umumnya, napi yang banyak mendapatkan remisi tersangkut kasus narkoba dan judi. “Napi yang memperoleh remisi selama enam bulan kasus narkoba dan judi,”ungkapnya.

Overkapasitas

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Salambue Aliandimengatakan, kapasitas lapas klass II-B itu sudah tidak memadai. Sebab, lapas yang berada di Kecamatan PadangsidimpuanTenggara tersebut tidak sanggup lagi menampung jumlah tahanan yang terus bertambah. Selayaknya, Salambue dihuni 175 orang, namun saat ini dihuni 434 napi.

“Daya tampung di lapas sudah tidak layak lagi karena sudah overkapasitas,”ujar Aliandi. Sekretaris Komisi II DPRD Padangsidimpuan Sopian Harahap mengungkapkan, kondisi Lapas Salambue sudah memprihatin kan. Seharusnya,pemerintah melalui lembaga yang menaunginya memberikan perhatian sehingga napi yang sedang menjalani masa hukuman tidak merasa terganggu. zia ul haq nasution

Baca Juga :  Juara All England Pebulutangkis Indonesia Diguyur Bonus 1 Milliar

Sumber: seputar-indonesia.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*