18 Januari Sihapas Barumun Diresmikan

PALAS-Tanggal 18 Januari mendatang, Kecamatan Sihapas Barumun hasil pemekaran Kecamatan Barumun Tengah (Barteng) Palas, akan diresmikan Bupati, H Basyrah Lubis SH di Desa Padang Hasior sebagai ibukota kecamatan.

Demikian diutarakan Kabag Tapem Pemkab Palas, Ramal Guspati Pasarib. Katanya, berdasarkan Rekomendasi Plt Gubsu, Gatot Pudjonugroho No :138.32/10955/ Tahun 2011 tentang Pembentukan Kecamatan Sihapas Barumun tertanggal 29 Desember lalu dengan ibu kota kecamatan Sihapas Barumun.

Kemudian Surat Bupati Palas Basyrah Lubis SH tertanggal 20 Agustus 2009 tentang pemekaran kecamatan, serta Perda No 12 Tahun 2011 tentang pembentukan kecamatan.

“Dan kecamatan baru tersebut memiliki 13 Desa diantaranya Padang Hasior Dolok, Padang Hasior Lombang, Sitada-Tada, Paran Dolok, Ujung Gading, Simaninggir, Tanjung Morang, Silenjeng, Aek Goti, Gulangan, Ujung Padang dan Balakka,” terangnya.

Sedangkan Koordinator Gerakan Rakyat Berjuang (GRB) Palas, Mardan Hanafi Hasibuan SH mengatakan, dengan dimekarkannya kecamatan baru di Palas khususunya di kecamatan induk Barteng, potensi dimekarkannya kabupaten baru di wilayah Kecamatan Barteng sudah mulai terlihat. Karena saat ini, hasil pemekaran kecamatan Barteng sudah menjadi 5 kecamatan.
“Hasil pemekaran tersebut termasuk Kecamatan Simangambat, Aek Nabara Barumun, Huristak, Sihapas Barumun serta Barteng. Bahkan ada satu kecamatan lagi berpotensi di wilayah Gading, namun karena masih ada persoalan teknis belum kunjung dimekarkan sejak dulu,” tukasnya.

Lebih lanjut kata aktivis social ini, wilayah Kecamatan Barteng akan lebih maju jika mekar dan memisahkan diri dari Kabupaten Palas sekarang ini.

Baca Juga :  Lahm: Wajar Van Gaal Didepak

“Karena rata-rata pejabat strutural di Palas saat ini, asal putra Kecamatan Barteng, dan itu pertanda, bahwa potensi putra/i Kecamatan Barteng, sangat berprestasi dan unggul,” katanya. (amr/mer)

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*