2.760 Guru Di Pemko P.Sidimpuan Belum Terima Uang Makan 8 Bulan

Sekitar 2.760 guru di Pemerintah Kota Padangsidimpuan (Psp) hingga saat ini belum menerima uang makan selama delapan bulan atau dari bulan Januari hingga Agustus. Uang makan tersebut jumlahnya sebesar Rp5 ribu per hari per guru.

Ketua Dewan Pendidikan Psp, Drs M Jusar Nasution kepada METRO, Kamis (19/8) menuturkan, persoalan uang makan ini merupakan salah satu yang sangat diharapkan bagaimana tindakan dari Plt Kepala Dinas Pendidikan Psp yang baru, Rosad Lubis, mengingat uang makan itu sangat dibutuhkan oleh para guru menjelang lebaran ini.

“Ini salah satu keluhan yang kita sampaikan dari para guru, bagaimana tindakan dari Plt Kadisdik Psp yang baru. Semoga, bisa segera direalisasikan. Uang makan yang belum dibayarkan itu mulai Januari-Agustus sebesar Rp5 ribu per harinya,” ujarnya.

Dijelaskan Nasution, berdasarkan informasi yang diketahuinya, persoalan mengapa uang makan guru belum juga cair di antaranya dikarenakan SPJ uang makan tahun 2009 lalu masih belum selesai. Sehingga, Dispenda belum mau mengeluarkan uang makan guru.

“Yang kita tahu begitulah. Padahal sudah disiapkan oleh Disdik, tapi tidak juga selesai, dan akhirnya hingga Agustus dana di Disdik Psp tak kunjung cair termasuk uang makan guru. Bagaimana kita bisa bekerja dengan baik, sedangkan hak kita saja tidak bisa kita ambil dan dipenuhi,” tuturnya.

Sekretaris PGRI Psp, Drs Ibnu Hajar kepada METRO, Kamis (19/8) mengaku tidak mengerti apa persoalan sehingga uang makan guru tidak juga kunjung cair selama delapan bulan ini. Ini belum lagi anggaran rutin untuk sekolah dan juga dana sertifikasi untuk guru. Menurut Ibnu, hal tersebut sudah disampaikan kepada Plt Kadisdik Psp yang baru saat acara serah terima jabatan di kantor Disdik Psp.

Baca Juga :  Syahrul M Pasaribu: Seluruh Elemen Harus Bersama Bangun Tapsel

“Entahlah apa yang salah, kita tidak tahu. Kita dari PGRI sudah sering menanyakannya ke Disdik, tapi jawabannya selalu meminta bersabar. Mudah-mudahan harapan kita kepada Plt Kadisdik Psp yang baru ini bisa secepatnya mencairkan anggaran di Disdik Psp, karena kami para guru sangat membutuhkannya,” ungkapnya.

Sementara itu Plt Kadisdik Psp Abdul Rosad Lubis menuturkan, dirinya baru menjabat sebagai Kadisdik sehingga masih belum mengetahui apa sebenarnya persoalan yang terjadi kenapa sampai uang makan guru belum juga cair. Namun dirinya akan berupaya untuk segera menyelesaikan persoalan itu termasuk di antaranya agar anggaran Disdik Psp bisa segera cair.

“Akan kita upayakan secepatnya bisa cair,” ujarnya singkat seraya mengatakan bahwa persoalan uang makan guru yang diterima oleh setiap guru nantinya besaran dan jumlahnya berbeda, atau tergantung hari masuk kerja guru tersebut.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Psp, H Khoiruddin Nasution SE mendesak kepada Disdik Psp untuk secepatnya menyelesaikan persoalan uang makan guru tersebut, karena persoalan kesejahteraan guru sangat rentan terhadap perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan di Kota Psp.

“Kami mendesak Disdik Psp segera menyelesaikan persoalan uang makan guru ini agar bisa segera disalurkan kepada guru-guru penerima. Kita juga akan coba memintai keterangan dari Disdik Psp apa kendala sebenarnya, sehingga uang makan guru ini belum cair juga sampai delapan bulan dan juga anggaran Disdik,” terang Khoir.

Baca Juga :  Dewan Desak Wali Kota Tunjuk Direktur RSU Padangsidimpuan

Sumber:

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*