2 Desa di PALAS Terancam Jadi ‘Danau Buatan’

www.metrosiantar.com

attention 2 Desa di PALAS Terancam Jadi ‘Danau Buatan’ PALAS-METRO; Jika tidak ada perhatian dan tindakan Pemkab Padang Lawas (Palas) dalam penanggulangan bencana untuk tahun ini, maka dua desa di Kecamatan Ulu Barumun, yakni Desa Simanuldang Jae dan Tapian Nauli terancam menjadi ‘danau buatan’.

Demikian dikatakan Kepala Desa (Kades) Simanuldang Jae, Sori Monang Hasibuan didampingi Kades Tapian Nauli, Safri Siregar kepada sejumlah wartawan, Senin (8/3).

Menurut Kades, kedua desa tersebut nyaris dihantam sungai Barumun yang melintas didua desa tersebut, tepatnya sekitar 200 meter jaraknya dari lokasi perkampungan warga. Ditambah lagi, lebar sungai semakin melebar menjadi 50 meter yang sebelumnya 20 meter. Ini terjadi dalam kurun 3 tahun terakhir disebabkan seringnya hujan tiba-tiba dan air sungai meluap.

Dijelaskan keduanya, dua tahun lalu, saat Ir Soripada Harahap menjabat sebagai penjabat Bupati Palas, ia sudah terjun untuk memperhatikan desa tersebut dengan harapan untuk dibuat beronjong sekitar 500 meter di bibir sungai sebelah kanan arah sungai menuju Simanuldang-Kota Sibuhuan. Gunanya agar tanah di bibir sungai tidak longsor disebabkan terjangan air jika sungai meluap atau membesar. Melihat kondisi ini, maka diharapkan ada tindakan dari pemerintah untuk antisipasi awal sebelum menjadi danau buatan. Kemudian kedua desa tersebut terancam akan hanyut dibawa banjir jika tidak ada tindakan pemerintah.

“Bayangkan saja, dalam kurun 2 tahun terakhir ini, sudah terjadi perluasan bibir sungai, belum lagi ke depannya,” kata kedua Kades tersebut sembari menyebutkan 2 tahun lalu sudah diagendakan pada Musrenbang kemacatan, namun belum ada realisasinya.

Baca Juga :  Barca Melepaskan Diri dari Kejaran Madrid

Ditambahkan Kades, pihaknya juga sudah mengadu ke DPRD Palas dua hari lalu. Mereka diterima langsung Ketua Fraksi Demokrat DPRD Palas, Ir H Hotman Parhimpunan Nasution yang berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat kepada Pemkab Palas, khususnya kepada Bupati agar diprioritaskan penanganan serta penanggulangannya. “Dewan berjanji akan memperjuangkannya untuk ditampung tahun ini,” sebut kedua Kades. (amr)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*