Tambang Emas Batang Toru; PT Agincourt Resources (AR) Bantah Pakai Bahan Peledak

Minggu, 27 Desember 2009 – www.metrosiantar.com

bom dinamit Tambang Emas Batang Toru; PT Agincourt Resources (AR) Bantah Pakai Bahan Peledak
Tambang Emas Batang Toru; PT Agincourt Resources (AR) Bantah Pakai Bahan Peledak

TAPSEL-METRO; General Manager PT Agincourt Resources (AR), Bambang Prihanto menegaskan, pekerjaan pembangunan insfrastruktur penambangan emas proyek Martabe PT AR di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan sama sekali tidak menggunakan bahan peledak yang menimbulkan getaran bumi dan peristiwa alam lainnya berupa gempa dan tanah longsor.

Penegasan tersebut disampaikan Bambang Prihanto didampingi Tim Community, Sahat Hutabarat kepada sejumlah wartawan, Jumat (25/12) lalu, menepis berbagai isu yang berkembang, bahwa kejadian alam seperti gempa dan tanah longsor yang terjadi beberapa waktu terakhir di sejumlah kecamatan disebabkan aktivitas tambang di Kecamatan Batang Toru yang menggunakan bahan peledak.

Disebutkan keduanya, berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa yang terjadi baru-baru ini berkekuatan 4,2 Skala Richter (SR) dan berpusat di darat 35 kilometer barat laut Panyabungan, Kabupaten Madina. Getarannya dapat dirasakan sampai ke Tapsel dan Kota Padangsidimpuan. Bahkan, kata Bambang, dari data BMKG, dalam kurun waktu 3 bulan terakhir, telah terjadi 55 kali gempa yang penyebarannya di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Halmahera dan Papua.

“Untuk itu kami yakinkan, peristiwa alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Tapsel dan sekitarnya beberapa waktu lalu, tidak ada kaitannya dengan pekerjaan pembangunan insfrastruktur penambangan emas PT AR, karena kegiatan konstruksi PT AR tidak pernah menggunakan bahan peledak,” tegas keduanya.

Ditambahkan Bambang lagi, akhir-akhir ini masyarakat Tapsel dikejutkan dengan seringnya terjadi gempa yang berlangsung cepat dan pendek. Namun menurut data BMG, tingginya curah hujan mengakibatkan longsor di beberapa perbukitan di Kecamatan Batang Toru dan Angkola Selatan. Dua kecamatan itu sendiri masuk dalam wilayah kerja PT AR proyek Martabe. Dari dua peristiwa longsor di Tapsel telah menimbulkan jatuhnya korban sebanyak 5 orang tewas.

“Sekali lagi saya tegaskan, dalam melaksanakan pekerjaan konstrusinya, PT AR tidak pernah menggunakan bahan peledak, bahkan perusahaan sendiri sampai saat ini tidak memiliki izin dari Polri selaku pihak berwenang untuk menggunakan bahan peledak,” terang Bambang.

Dalam tahapan kerja konstruksi, Bambang mengatakan, setiap saat para kontraktor diawasi agar berbagai pekerjannya selalu mengikuti ketentuan-ketentuan lingkungan sesuai dengan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Bahkan PT AR telah mengundang elemen masyarakat dari 11 desa dan elemen pemuda guna melihat langsung proses konstruksi PT AR yang sedang dilasanakan.

“PT AR yang berkedudukan di Kecamatan Batang Toru sedang pada tahap awal melaksanakan pekerjaan konstruksi prasarana pertambangan yang dijadwalkan selesai akhir tahun 2010, sehingga produksi emas pertama diharapkan dapat terlaksana di awal tahun 2011,” pungkasnya. (phn)

Author: Moline

Administrator, sekumpulan orang yang suka melompat-lompat dari Warnet satu ke Warnet yang lain untuk mengembangkan BLOG ini dan dari Pekerjaan yang satu ke Pekerjaan yang lain-nya untuk membiayai BLOG ini makanya kami menyebut diri kami MoLine alias Monyet Online https://apakabarsidimpuan.com

2 thoughts on “Tambang Emas Batang Toru; PT Agincourt Resources (AR) Bantah Pakai Bahan Peledak”

  1. Akhhh…yg bener nih Bos…??
    Kalo ternyata PT AR terbukti menggunakan bahan peledak bagaimana..?? Ehmmm…!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *