2010, Jerman Dihantam 1.600 Serangan Cyber

Pemerintah Jerman mendeteksi banyaknya percobaan serangan melalui dunia maya di sepanjang 2010 ini. Mereka pun menyiapkan lembaga khusus untuk mengantisipasi hal ini di 2011.

Illustrasi

Dalam laporannya, pemerintah Jerman mengungkapkan bahwa terdapat sekira 1.600 percobaan serangan cyber yang menargetkan jaringan publik dan pemerintah Jerman. Angka ini hampir dua kali lipat dibanding serangan yang dideteksi muncul pada 2009, yaitu hanya sekira 900 serangan. Angka itu pun belum termasuk ratusan serangan lain yang tidak terdeteksi.

“Jerman tergolong negara dengan kemampuan teknologi yang cukup tinggi. Tidak heran jika banyak serangan cyber yang dilayangkan ke sini. Kebanyakan serangan cyber dikenali berasal dari China,” ujar Menteri Dalam Negeri Stefan Paris, seperti dikutip melalui Yahoo News, Selasa (28/12/2010).

Peningkatan itu, lanjut Paris, juga dikarenakan semakin banyaknya bisnis, baik milik pemerintah maupun swasta, yang mulai menggunakan jaringan dan perangkat elektronik.

Negara Eropa dengan tingkat ekonomi yang cukup besar ini memang tidaklah sendirian dalam urusan serangan cyber. Bahkan hampir seluruh negara di Eropa mengalami hal yang sama, tidak hanya menargetkan serangan ke jaringan pemerintah tapi juga perusahaan dan individu menjasi sasaran empuk hacker yang mencoba membobol jaringan komputer mereka.

Tahun lalu, AS pun membangun Cyber Command. Selain itu pada November lalu, para pemimpin NATO juga sepakat untuk menjadikan keamanan cyber sebagai prioritas utama aliansi militer dari 28 bangsa yang tergabung.

Baca Juga :  Tips Penting Jelang Kematian Windows XP

Data yang tercatat, sekira 65 persen dari dua miliar pengguna internet di dunia diprediksi pernah menjadi korban kejahatan cyber. Hingga saat ini cyber crime dianggap sebagai kejahatan yang cukup menguntungkan. Bahkan keuntungannya lebih besar ketimbang perdagangan narkoba.

(okezone.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*