2011, Puncak Serangan Malware pada Smartphone

Tahun 2011 diperkirakan menjadi puncak gelombang serangan berbagai program jahat ke smartphone. Pengguna diharapkan siap mengantisipasi serangan itu.

Dave DeWalt, Chief Executive Officer and President of McAfee

CEO vendor antivirus McAfee Dave DeWalt mengungkapkan agar pengguna smartphone bersiap mengantisipasi sejumlah serangan itu melalui software antivirus smartphone, seperti dikutip dari Cellular-news.

“Tahun depan akan menjadi titik balik ancaman aplikasi mobile,” kata DeWalt.

Dulu, orang hanya berupaya melindungi e-mail. E-mail, pada saat itu dianggap sebagai masalah keamanan utama terkait smartphone.

“Tapi, sekarang ribuan aplikasi pihak ketiga beredar bisa menimbulkan risiko ancaman malware atau pencurian informasi pribadi,” tambahnya.

Selanjutnya, ia mengungkapkan, tantangan ini akan terus meningkat di masa depan karena akan semakin banyak perangkat terhubung jaringan perusahaan.

Saat ini, penyedia solusi keamanan ini sedang berjuang menghalau dan menemukan cara mengatasi ancaman itu. Sejumlah ahli keamanan lain mengatakan, tantangan baru lain pertumbuhan eksponensial malware adalah pergeseran motivasi penjahat di dunia maya.

Dulu, penjahat hanya mencari ketenaran, namun sekarang finansial menjadi motivasi mereka. Selain itu, mereka juga mencari data intelijen atas nama negara, mencuri kekayaan intelektual, atau bahkan terlibat cyber terorisme. (inilah.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Webpreneur, Bisnis Besar Berikutnya

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*