Diajak Berdamai, Aida Pikir-pikir Laporkan Zainuddin MZ

Pendangdut Aida Saskia mengaku pikir-pikir lagi untuk melaporkan “Dai Sejuta Umat” KH Zainuddin MZ kepada pihak kepolisian setelah adanya tawaran jalan damai dari pihak Zainuddin MZ.

Kemarin ada orang terdekatnya Pak Zainuddin, tapi bukan Habib Mahdi, yang datang ke saya buat menawarkan jalan perdamaian.

— Aida

Seperti diberitakan sebelumnya, nama Aida langsung tenar setelah ia mengklaim telah diperkosa Zainuddin MZ dalam sebuah peristiwa sembilan tahun lalu.

“Kemarin ada orang terdekatnya Pak Zainuddin, tapi bukan Habib Mahdi, yang datang ke saya buat menawarkan jalan perdamaian,” kata Aida saat dihubungi via telepon genggamnya di Jakarta, Rabu (27/10/2010).

“Iya kami tahan dulu karena ini ada tawaran kekeluargaan. Padahal, sudah kami matangkan semua, tinggal dilaporkan. Tapi kalau masih tidak ada iktikad baik, kita pasti tempuh jalur hukum,” ucapnya.

Aida belum bisa memutuskan apa langkah selanjutnya terkait hal tersebut. “Sementara ini belum berkonsultasi dengan kuasa hukum saya. Mudah-mudahan seminggu lagi sudah ada hasilnya ya,” jelasnya.

Jika rencana perdamaian terlaksana, Aida hanya mengharapkan ada ucapan maaf yang terlontar dari mulut Zainuddin. “Ya sejak awal seperti yang saya bilang, saya berharap ada permintaan maaf dan penyesalan, itu saja. Tapi, sisanya nanti biar kami yang menyelesaikan masalahnya,” kata Aida. “Masalahnya ini sudah saya pendam sembilan tahun,” lanjutnya.

Baca Juga :  Opick, Sepuluh Tahun Sajikan Tembang Religi

Dalam agenda perdamaian tersebut, Aida mengaku tak perlu dinikahi Zainuddin untuk menuntaskan masalahnya. “Enggak, sejak awal saya tidak suka sama dia, saya terpaksa saja karena saya diperkosa,” tegasnya.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*