2015, Gaji PNS, Polisi, dan TNI Naik 6 Persen

Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato kenegaraan saat Sidang Bersama DPR dan DPD RI dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-69 RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 15 Agustus 2014. (AP Photo)

Jakarta – Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung mengatakan, sesuai dengan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2015, pemerintah berencana meningkatkan gaji pegawai negeri sipil, polisi, dan Tentara Nasonal Indonesia sebesar 6 persen. “Gaji PNS, polisi, dan TNI mengikuti inflasi saja,” ujarnya dalam konferensi pers di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat, 15 Agustus 2014.

Menurut dia, jumlah kenaikan gaji PNS, polisi, dan TNI sebesar 6 persen itu didasarkan pada inflasi yang diprediksi mencapai 4,4 persen. “Paling tidak, jika tahun depan inflasi ternyata mencapai 5 persen, maka masih ada selisih 1 persen dari kenaikan gaji mereka,” ujar Chairul.

Kebijakan menaikkan gaji PNS, polisi, dan TNI, kata Chairul, bertujuan meringankan beban hidup mereka. Sebab, jika tidak ada kenaikan gaji dan tahun depan inflasi benar-benar mencapai 5 persen, pemasukan mereka akan tergerus biaya hidup yang semakin tinggi.

Hari ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membacakan RAPBN 2015 di Kompleks Parlemen, Senayan. Pemerintahan SBY memprediksi pendapatan negara tahun ini bisa mencapai Rp 1.762,3 triliun, meningkat 7,8 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2014. Selain itu, pemerintahan SBY juga memprediksi pertumbuhan tahun ekonomi mencapai 5,6 persen dengan laju inflasi di kisaran 4,4 persen.

Baca Juga :  Setiap Kamis Main Golf Bareng SBY, Ternyata Dia Pakai Uang Korupsi

/TEMPO.CO

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*