2015, Tol Sumatera Mulai Dibangun

Kementerian PU dan Perumahan Rakyat RI memastikan proyek pembangunan jalan tol Sumatera yang menghubungkan Aceh-Lampung akan mulai dilaksanakan pada tahun 2015. Untuk tahap awal, Kementerian PU akan membangun titik strategis seperti di Binjai, Sumatera Utara (Sumut).

Sedangkan daerah lain, termasuk beberapa ruas jalan yang melewati Jambi akan dibangun setelah itu. Demikian ditegaskan Menteri PU RI, Mochamad Basuki Hadimuljono saat berkunjung ke Provinsi Jambi, Rabu lalu.

“Jelang akhir tahun ini sudah mulai dibangun ruas jalan di Binjai. Karena sudah ada lahan yang dapat dibebaskan di ruas tol tersebut,” jelas Basuki.

Selain Binjai, ruas Tol Trans-Sumatera yakni Tol Palembang-Indaralaya dan Tol Pekanbaru-Kandis-Dumai juga akan segera dibangun. Itu menyusul pembebasan lahan sudah beres. Sedangkan tol yang menghubungkan Palembang-Jambi-Pekanbaru masih menunggu pembebasan lahan.

Basuki menjelaskan, untuk tahap awal pemerintah memulai pembangunan empat ruas Tol Trans-Sumatera terlebih dulu. Ruas tol tersebut adalah Medan-Binjai 16,8 kilometer (km) dengan investasi Rp 2 triliun, Pekanbaru-Dumai 135 km dengan investasi Rp 14,7 T, Palembang-Indralaya 22 km dengan investasi Rp 1 T, dan Bakauheni-Terbanggi Besar 150 km dengan investasi Rp 13,8 T.?

“Dalam rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian diusulkan Tol Medan-Binjai dapat di-groundbreaking,” katanya.?

Kementerian Pekerjaan Umum juga mengusulkan Tol Pekanbaru–Kandis-Dumai yang dapat dimulai pembangunannya pada tahun 2015. Proses pembebasan lahan tol sepanjang 135 kilometer tersebut sudah mencapai 30%.?

Baca Juga :  Hebat. Semua Tiket Pesawat Medan-Jakarta Ada Sama Calo

“Atau, jalan Tol Palembang-Indralaya sepanjang 22 kilometer yang seksi satunya sudah clear, itu bisa ‘dimainkan’ di tanah yang sudah bebas,” tutur dia.?

Namun begitu, pemerintah masih harus menunggu keluarnya peraturan presiden mengenai penugasan kepada badan usaha milik negara (BUMN) untuk memulai pembangunan dua ruas tol tersebut. Saat ini aturan tersebut sudahmasuk dalam tahap finalisasi.?

“Saya belum tahu siapa BUMN tersebut, yang pasti 100% harus dimiliki pemerintah dan belum menjadi perusahaan terbuka,” ujarnya.?

Kementerian PU mengusulkan disusunnya peraturan Presiden mengenai kriteria penugasan kepada BUMN untuk membangun Tol Trans–Sumatera. ?

Sementara itu, sumber pembiayaan untuk dapat memulai pembangunan Tol Trans–Sumatera, tutur dia, pemerintah masih mengkajinya, setelah rencana melalui penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 5,1 triliun hingga diturunkan menjadi Rp 2 triliun ditolak oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Ada opsi untuk dibiayai melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebesar Rp 2 triliun. Tetapi belum final. Masih ada alternatif-alternatif pembiayaan lain yang juga masih dibahas,” jelasnya.?

Menurutnya, Menko Perekonomian juga akan mempercepat realisasi konstruksi Tol Trans-Sumatera senilai total Rp 355 triliun. Pemerintah telah membentuk tim kecil untuk merumuskan Peraturan Presiden bagi BUMN yang akan membangun jalan tol ini, termasuk skema pembiayaannya, agar proyek infrastruktur jalan ini segera terwujud.?

“Timnya antara lain dari Kementerian PU, Bappenas, Kementerian Keuangan, BUMN, serta Seskab agar kepentingan itu terwadahi semuanya,” katanya.?

Baca Juga :  Gara-Gara Om Tolelot Om, Bus Kena Razia

Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) mengaku bahagia mendengar kabar pembangunan Tol Sumatera akan segera dimulai. Terlebih lagi ruas tol tersebut akan melalui Provinsi Jambi.?

“Bila tol ini nanti sudah selesai, maka Jambi juga akan ikut merasakan dampaknya. Terutama di bidang ekonomi,” tegasnya.? HBA mengaku akan membantu proses pembebasan lahan, jika memang ruas tol melalui sejumlah titik di Jambi.(mui/nas)

/www.jambi-independent.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*