Rusak Parah, Jalinsum Sipirok-Padangsidimpuan Jadi Langganan Macet

jl. tanggal Rusak Parah, Jalinsum Sipirok Padangsidimpuan Jadi Langganan Macet
Illustrasi

TAPANULI SELATAN – Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan antara

Kota Sipirok dan Padangsidimpuan, tepatnya di Desa Simirik, jadi langganan macet. Pasalnya, badan jalan di kawasan tersebut rusak total.

Kondisi kemacetan tersebut sering terjadi pada saat pagi dan sore hari, ketika para Pegewai Negeri Sipil (PNS) yang berkantor di sipirok maupun ke Kota Padangsidimpuan. Kondisi tersebut semakin parah karena pada saat itu tingkat kendaraan yang melintas juga padat.

Panjang jalan yang mengalami kerusakan mencapai 20 meter. Hampir disetiap badan jalan terlihat lubang dengan kedalaman 15-20 centimeter. Meski tidak turun hujan, namun sepanjang badan jalan yang rusak tetap digenangk air.

Khusus untuk pagi dan sore terpaksa dilakukan sistem buka atau tutup jalan, sehingga kendaraan yang akan melintas harua antre. Tidak jarang terlihat kendaraan yang melintas dari badan jalan itu mengalami kerusakan ketika melintas dari kawasan badan jalan yang rusak, sehingga menambah kemacetan.

Setiap pengendara yang melintaa harus ektra hati-hati, karena kendaraan saling memilih jalan yang bagus. Asrin Siregar, 36, salah seorang PNS Tapsel misalnya. Dia mengaku sering terjebak macet ketika hendak pergi berkantor.

“Hampir setiap hari saya mengalami kemacetan di tempat ink, karena badan jalan rusak,” ujarnya kepada ketika ditemui, Selasa (17/1/2017).

Dia mengatakan, akibat sering terjebak macet, jam berkantor juga menjadi molor sehingga dia sering ditegur atasan. Menurutnya, panjang kemacetan bisa mencapai 1 kilometer, karena kendaraan baik yang menuju maupun keluar Kota Sipirok harus bergantian untuk melintas dari badan jalan tersebut. Dia berharap kepada pemerintah pusat untuk secepatnya memperbaiki badan jala .

“Saya berharap agar secepatnya diperbaiki, karena kerusakan badan jalan itu mengganggu aktivitas lalu lintas,” sambungnya.

Lain lagi pengakuan Kasri Siregar (35), salah seorang sopir angkutan (Anatra). Menurutnya, setiap hari mereka harus melintas dari badan jalan yang rusak itu, karena tidak ada jalan alternatif lainnya untuk sampai ke Kota Padangsidimpuan. Dia menceritakan, sejak sering terjadi kemacetan, dia tidak maksimal untuk mencari penumpang, soalnya, waktu tempuhnya semakin lama daripada sebelum terjadi kerusakan jalan.

“Biasanya, setiap hari saya dapat pulang pergi Sipirok-Sidimpuan 4 trip, tapi sekarang hanya 3 trip,” papar Kasri.

Selain itu, biaya operasional juga bertambah akibat kemacetan, karena harua menunggu lama, sehingga minyak kendaraan semakin banyak dipergunakan. Dia berharap kepada pemerintah agar segera memperbaiki badan jalan itu, sehingga arua lalu lintas di badan jalan kembali lancar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tapsel Syahril mengatakan, pihaknya tidak bertanggung-jawab terhadap perbaikan jalan itu, karena yang berhak untuk memperbaikinya adalah pemerintah pusat. Menurutnya, apabila pemerintah daerah memperbaikinya, maka akan menyalahi hukum. Dia mengaku sering terjadi kemacetan akibat kerusakan jalan, pihaknya juga sudah membuat laporan ke pemerintah pusat agar diperbaiki.

“Yang berwenang untuk memperbaikinya pemerintah pusat, bukan daerah,” tegasnya. (sym)

2 Comments

  1. Harusnya, setiap tahun perlu diberi penghargaan bagi Perusahaan yang bisa memperbaiki suatu Jalan Tapanuli Selatan dengan indikator mutu, jika dalam 3 s/d 5 tahun tidak rusak itu yang terbaik. Pejabatnya pintar-pintar dan saya sangat yakin bisa membuat jalan yang bermutu dan dapat membuat agar suatu jalan terpelihara. Dengan kondisi karakter Pejabat SDM Pemda Tapsel dan SDM pengusaha saat ini pertanyaannya apakah itu mungkin dapat dilakukan?… mudah2an tidak ada pemikiran dengan ungkapan “kalua tidak rusak-rusak bagaimana turun suatu anggaran pemeliharaan”…

  2. umur jalan semestinya 5 tahun. kalau tidak sampai 5 tahun masyarakat dipersilahkan melapor ke polisi atau kantor kejaksaan setempat dengan melampirkan foto-foto jalan dimaksud. untuk jelasnya silahkan hubungi pihak PU bina marga di 08116185863 atau 08126325416.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*