Bongkar Makam Leluhur Warga Desa Janji Mauli – Bupati Syahrul Pasaribu Disebut Pembohong

poster bupati syahrul pasaribu tribun 20170330 203913 Bongkar Makam Leluhur Warga Desa Janji Mauli   Bupati Syahrul Pasaribu Disebut Pembohong
Sejumlah masyarakat Desa Janji Mauli dan anggota DPD Pospera Sumut membopong peti jenazah sebagai bentuk protes atas sikap Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu pada aksi unjuk rasa di luar gerbang Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro, Kamis (30/3/2017). (Tribun Medan / Nanda)

MEDAN – Seorang masyarakat Desa Janji Mauli, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Nurdiana Siregar, menyebut Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu telah berbohong.

Pasalnya, Syahrul pernah berjanji tidak bakal membongkar makam leluhur masyarakat di Desa Janji Mauli bila terpilih menjadi Bupati Tapanuli Selatan. Namun nyatanya, Syarul justru membongkar makam tersebut demi kepentingan pembangunan kantor pemerintahan daerah.

“Dulu sebelum terpilih dia datang ke kami, katanya kalau dia jadi bupati tidak akan bongkar makam, jadi kami pilih lah dia. Lah, ternyata dibongkar, jangan begitu lah, jangan nipu-nipu,” kata Nurdiana saat berunjuk rasa di luar gerbang Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro, Kamis (30/3/2017).

Kata Nurdiana, pihaknya tidak bermaksud menghalangi pembangunan kantor yang dilakukan Pemkab Tapanuli Selatan. Oleh karena itu, pihaknya pernah meminta agar makam leluhur mereka dijadikan cagar budaya. Sebab, letak makam itu dinilai tidak mengganggu keberadaan kantor. Namun demikian, Pemkab Tapanuli Selatan tidak setuju dan tetap membongkar sejumlah makam tersebut tanpa turut didampingi pihak keluarga.

Masyarakat mengutuk dan mendesak Bupati Syahrul agar berhenti dari jabatannya. Syahrul dianggap tidak mengindahkan adat istiadat setempat karena ulahnya tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu belum dapat dimintai komentarnya. Namun demikian, perwakilan Pemprov Sumut yang menemui para demonstran, Afifi Lubis, bilang akan menyampaikan tuntutan masyarakat guna ditindaklanjuti.

“Oleh karenanya, apa yang disampaikan ini akan kami sampaikan segera. Kalau memungkinkan nanti, akan kita bicarakan bersama-sama. Kita akan pertanyakan ke Pemkab Tapsel,” ujarnya.

(cr5/tribun-medan.com)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*