26 September Sosialisasi e-KTP Dimulai

SIDIMPUAN- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padangsidimpuan (Psp) akan mengadakan sosialisasi di 6 kecamatan di Kota Psp pada 26 September mendatang untuk persiapan penerapan e- KTP 2012. Kadisdukcapil Psp Satia Halomoan Dongoran mengatakan, pada 26 September nanti akan dilaksanakan sosialisasi di 6 kecamatan selama 6 hari dengan mendatangkan pembicara dari Dirjen Administrasi Kependudukan (Adminduk) Kemendagri, Jakarta

Nantinya, peserta sosialisasi adalah instansi terkait, SKPD, kecamatan, kelurahan/desa, tokoh masyarakat dan lainnya yang jumlah peserta untuk 6 kecamatan akan diikuti sekitar 2.225 peserta. Satia menambahkan, yang akan disampaikan kepada peserta sosialisasi adalah proses penerbitan e-KTP. “Dalam program awal penerbitan e-KTP secara nasional tahun 2012 ini semua proses penerbitannya gratis. Dalam artian, anggarannya sudah dibebankan kepada negara melalui pos anggaran di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” ujarnya

masih kata Satia, sosialisasi ini nantinya juga bertujuan menciptakan persamaan persepsi aparatur penyelenggara dalam penerapan e-KTP di Psp, memberikan informasi khususnya operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) tentang perkembangan operasional SIAK dengan sistem yang baru dan mensosisialisasikan tentang tugas dan tanggung jawab pelaksanaan penerapan e-KTP serta memantapkan persiapan pelaksanaan pelayanan e-KTP di Psp.

Diterangkannya, pemutakhiran data kependudukan sudah dilaksanakan dan telah diterbitkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta telah dikonsolidasikan ke database pusat. Adapun data kependudukan Tapsel hasil pemutakhiran yang telah dikonsolidasikan tersebut yaitu, ada 6 kecamatan, 79 desa/kelurahan, jumlah penduduk 227.195 jiwa, 53.392 KK dan jumlah wajib KTP adalah 151.660 jiwa.

Baca Juga :  Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Madina Berunjuk Rasa Ke Kantor Bupati

Dia mengaku, persiapan penerapan e-KTP di Psp juga sudah cukup maksimal sesuai dengan persyaratan yang ditentukan oleh pemerintah pusat, yaitu nomenklatur Disdukcapil, telah menerapkan SIAK, Perda tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan yang sudah lengkap dengan Peraturan Wali Kota Psp tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, ruang pelayanan secara khusus di kantor camat, serta Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga teknis pelayanan di kantor camat. “Dukungan anggaran juga sudah dipersiapkan,” ujarnya.

Ditegaskannya, tujuan pemerintah pusat dalam program nasional e-KTP ini agar semua rencana pembangunan daerah dan nasional akan lebih efektif apabila ditunjang dengan data kependudukan yang akurat, baik mengenai jumlah, kepemilikan dokumen, persebaran dan komposisi penduduk. “Data penduduk yang diperlukan tidak hanya menyangkut keadaan pada waktu rencana disusun, tetapi juga informasi masa lampau dan perkiraan pada waktu yang akan dating,” ujarnya mengakhiri. (phn/ara
Metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*