28 Januari Pemko Kelola Sangkumpal Bonang

Rabu, 20 Januari 2010 – www.metrosiantar.com

%name 28 Januari Pemko Kelola Sangkumpal Bonang
Illustrasi

Retribusi Pasar Tidak Naik
SIDIMPUAN-METRO; Mulai Kamis (28/1) mendatang Pemko Padangsidimpuan akan mengambil alih pengelolaan Pasar Sangkumpal Bonang. Pengambilan alih tersebut setelah 15 hari masa kerja perjanjian antara Pemerintah Kota Padangsidimpuan (Pemko Psp) dengan pihak Anugerah Trade Center (ATC) sebagai pengelola Pasar Sangkumpal Bonang selesai.

Demikian dikatakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Hukum, Rahuddin Harahap SH kepada METRO, Selasa (19/1).

Sesuai dengan perjanjian, kata Rahuddin, pengelolaan Pasar Sangkumpal Bonang antara ATC dengan Pemko Psp yang sudah mengelola pasar sejak tahun 2005 lalu habis pada tanggal 13 Januari 2010 lalu. Dan 15 hari setelah masa perjanjian habis sesuai dengan surat yang sudah dilayangkan kepada ATC harus segera melepaskan pengelolaan dan akan diserahkan dan pengelolaannya dilaksanakan oleh Pemko Psp.

Ditambahkannya, bahwa saat ini sesuai dengan surat yang sudah dilayangkan, pihak ATC saat ini sedang mempersiapkan data-data untuk diserahkan kepada Pemko Psp sebelum pengelolaan pasar dilakukan oleh Pemko Psp.

Adapun dasar Pemko Psp mengambil alih pengelolaan pasar Sangkumpal Bonang, adalah untuk lebih memaksimalkan pengelolaan pasar dan juga pengutipan retribusi serta untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pasar tersebut yang mana selama ini dari hasil kajian yang dilakukan oleh Pemko Psp tidak maksimal.

PAD berasal dari retribusi ditargetkan pada tahun 2009 sebesar Rp220 juta dinilai terlalu kecil mengingat jumlah pedagang dan juga retribusi yang lain masih banyak. Pihak ATC dinilai belum maksimal melakukan pengutipan meskipun target tersebut tercapai 100 persen.

Ditambahkannya, setelah pengelolaan dipegang oleh Pemko Psp, yang nantinya akan ditangani oleh Dinas perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, maka target PAD untuk tahun 2010 adalah sebesar Rp440 juta. Target tersebut meskipun naik 100 persen dari target tahun 2009 diyakini akan tercapai asalkan pengutipannya maksimal.

“Tujuan kita adalah agar pengelolaannya makin baik dan yang terpenting untuk meningkatkan PAD dari Pasar Sangkumpal Bonang yang kita lihat selama ini pengutipannya tidak maksimal dilaksanakan,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya mengenai adanya kekhawatiran para pedagang bahwa jika nantinya Pemko Psp yang akan mengelola pasar tersebut, maka pajak, retribusi, dan lain sebagainya dikarenakan untuk mengejar target PAD yang naik, maka semuanya akan ikut juga menjadi naik, Rahuddin dengan tegas membantah hal tersebut.

Menurutnya, meskipun target PAD dinaikkan namun pajak dan retribusi tidak dinaikkan karena untuk mengubahnya harus mengubah keputusan atau peraturan daerah tentang pengutipan retribusi.

Diterangkannya, tarif retribusi masih tetap akan sama dan tidak perlu khawatir akan naik, hanya saja untuk mewujudkan target tersebut jika selama ini pengutipannya tidak maksimal maka ke depannya akan lebih maksimal. Selama ini ada indikasi jika sebagian pedagang atau wajib retribusi tidak dikutip sehingga banyak lagi retribusi yang tidak tertagih dan jika nantinya Pemko Psp yang mengelola pasar maka semuanya akan ditagih. (phn)

POST ARCHIVE: This content is 8 years old. Please, read this content keeping its age in Mind
google 28 Januari Pemko Kelola Sangkumpal Bonangfacebook 28 Januari Pemko Kelola Sangkumpal Bonangtwitter 28 Januari Pemko Kelola Sangkumpal Bonanglinkedin 28 Januari Pemko Kelola Sangkumpal Bonangemail 28 Januari Pemko Kelola Sangkumpal Bonangprint 28 Januari Pemko Kelola Sangkumpal Bonang

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*